UKT Unair Jamin Ringankan Mahasiswa Miskin

Rektorat, 15-06-2013

Rencana pemerintah untuk memberlakukan uang kuliah tunggal  (UKT) mulai diberlakukan di Universitas Airlangga pada tahun ajaran mendatang. Mulai tahun ajaran baru 2013/2014, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 58 Tahun 2012, Universitas Airlangga mulai memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Senin (27/3) secara resmi Universitas Airlangga melansir UKT untuk mahasiswa baru 2013/2014.

Wakil Rektor II Universitas Airlangga Dr. M. Nasih, MT., Ak., menyatakan, UKT di Universitas Airlangga ini berlaku untuk mahasiswa reguler (jalur SNMPTN dan SBMPTN). Besaran biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa bervariasi, dibagi menjadi enam kelompok. Paling rendah, di Kelompok I, rentang Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) yang dibayarkan mahasiswa hanya Rp 0 hingga Rp 500 ribu. Artinya mahasiswa dari Kelompok I bisa kuliah secara gratis.

“Pengelompokan ini didasarkan pada penghasilan orang tua, dengan yang paling besar di kelompok V dan VI. Tapi bukan hanya penghasilan saja yang menjadi pertimbangan, ada variabel lain yang perlu di-cross check. Misalnya jenis pekerjaan orang tua, berapa tagihan listrik tiap bulan, berapa jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki, dan lain-lain,” terang Nasih.

Mahasiswa yang berasal dari keluarga berkecukupan masuk kelompok II hingga IV, sedangkan yang lebih mampu akan masuk ke kelompok V atau VI. Besaran biaya SOP untuk kelompok II hingga VI juga bervariasi, tergantung dari kebutuhan program studi. Program studi yang memiliki kebutuhan lebih banyak tentu saja akan menetapkan biaya yang lebih tinggi, misalnya Pendidikan Kedokteran. Sedangkan program studi yang membutuhkan biaya lebih sedikit juga diusahakan menetapkan biaya kuliah yang serendah-rendahnya.

"Kriteria penghasilan orang tua akan kami publikasikan secepatnya, namun yang jelas kami tidak akan membebani mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Untuk mahasiswa yang masuk kelompok VI adalah mahasiswa yang orang tuanya berpenghasilan di atas Rp 20 juta per bulan," tutur Nasih.

UKT merupakan wujud pelaksanaan Permendikbud No 58 Tahun 2012 yang menetapkan agar universitas tidak lagi menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa. Untuk menjaga kelangsungan proses belajar mengajar, pemerintah mengalokasikan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) untuk menutupi kekurangan biaya operasional di perguruan tinggi. Sebagian biaya kuliah operasional perguruan tinggi ditanggung oleh pemerintah, sehingga mahasiswa hanya perlu membayar SOP saja.

Nasih menyebutkan, UKT yang diberlakukan di Universitas Airlangga relatif lebih murah dibanding perguruan tinggi besar lainnya. Pemberlakuan UKT ini telah diperhitungkan secara matang sehingga tidak akan membebankan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Mayoritas mahasiswa berasal dari kelompok I hingga IV, sehingga secara garis besar biaya kuliah yang dikenakan juga tidak terlalu tinggi.

warta.unair.ac.id

by. PIH Unair


36 Mahasiswa Asing Ikuti KKN BBM UNAIR.....

Rektorat, 11-01-2016

Sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Airlangga terus

Memahami Dunia Diplomasi dan Globalisasi Bagi Generasi Muda.....

Rektorat, 09-01-2016

Model United Nations (MUN) atau yang biasa dikenal dengan simulasi

UNAIR Libatkan Alumni dalam Pencapaian Peringkat 500 Besar Dunia.....

Rektorat, 08-01-2016

UNAIR NEWS - Dalam langkah mencapai peringkat 500 besar universitas

Rektor UNAIR Lantik 324 Pejabat Departemen.....

Rektorat, 31-12-2015

Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak.,

Gedung Airlangga Corner Etalase UNAIR di Bidang Wirausaha dan Informasi.....

Rektorat, 29-12-2015

Hari ini, Selasa (29/12) secara resmi Bank Mandiri menyerahkan gedung

Evaluasi PAUD HI Berbasis Posyandu di Jawa Timur Fokus Penuhi Hak Anak Marjinal.....

Rektorat, 29-12-2015

Langkah UNAIR untuk peduli kepada masyarakat semakin nyata. Kali ini

Direktur Nuffic-Neso Ajak Mahasiswa Studi ke Belanda.....

Rektorat, 23-12-2015

Animo pelajar Indonesia yang ingin merasakan atmosfer studi di luar

Rektor UNAIR Beri Motivasi Anak Yatim.....

Rektorat, 29-12-2015

Senin (21/12), Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. M. Nasih, SE,

Pembangunan Desa Sudah Didengungkan Sejak Lama.....

Rektorat, 23-12-2015

Perdebatan tentang pembangunan desa menjadi wacana jauh sebelum Undang-undang Desa

BEM UNAIR Hadirkan Pejabat Negara untuk Berikan Motivasi Mahasiswa.....

Rektorat, 04-01-2016

Sabtu, (19/12) bertempat di Aula Garuda Mukti, Rektorat Kampus C

1 2 3 4 ... 130 Next >>