Haryanto Basoeni, Ketua Umum IKA-UNAIR Periode 2017-2021 Thursday, 20 April 2017 01:46

HARYANTO Basoeni, Ketua Umum IKA-UA terpilih untuk periode 2017-2021. (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS – Drs. Ec. Haryanto Basoeni secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PP IKA-UA) untuk periode 2017-2021, dalam Kongres IX IKA-UA, yang diselenggarakan di Sheraton Hotel Surabaya, Sabtu (15/4) kemarin. Alumni Fakultas Ekonomi UNAIR tahun 1972 ini menggantikan Ketua Umum IKA-UA sebelumnya, Prof. Dr. Hatta Ali, SH., MA., yang kini menjabat untuk yang kedua kalinya sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA) RI.

Pada Kongres yang dipimpin Ketua Sidang Dr. Akmal Boedianto, SH., MH dan didampingi keempat anggotanya, merinci dari 24 perwakilan berbagai Wilayah dan Cabang di seluruh wilayah Indonesia, serta utusan fakultas, terdapat 22 mencalonkan Haryanto, satu suara memilih Dr. Pudjo Hartono, dr., Sp.OG., dan satu suara rusak dan dinyatakan tidak sah.

Terpilihnya Ketua I IKA-UA periode 2012-2017 ini untuk ”naik posisi” sebagai Ketua Umum IKA-UA, ini sudah bisa diprediiksi sejak menjelang Kongres. Sebab ketika Prof. Hatta Ali menyatakan tidak bersedia dipilih kembali, maka tidak ada alumni UNAIR lain yang mencalonkan diri sebagai Ketum. Sehingga pengusaha sukses kelahiran 5 Desember 1952 ini praktis melenggang sempurna dan meraih dukungan semua peserta kongres.

Dalam sambutannya pasca terpilih sebagai Ketum IKA-UA, pengusaha yang bergerak di bidang pertambangan dan akrab disapa HB ini, menyatakan terima kasih dan hormat setingi-tingginya kepada rekan-rekan alumni yang memberikan amanah dan kepercayaannya untuk memimpin organisasi alumni UNAIR ini.

”Setelah teman-teman mempercayai saya, untuk itu saya juga balik meminta untuk marilah kita bekerjasama saling membantu dan berkontribusi untuk terus memajukan organisasi silaturahmi kita melalui IKA-UA ini, sehingga silaturahmi ini akan terjalin erat dan mendukung almamater hingga jauh kedepan,” kata Haryanto Basoeni.

KETUM terpilih Haryanto Basoeni (ke-6 dari kiri, atas) bersama Rektor dan alumni lain. Siap menunjang target almamater Universitas Airlangga, yang dilukiskan dengan kode “lima jari” (500 WCU). (Foto: Bambang Bes)

Tentang program kerja, ia tak mau menentukan sendirian. Baginya program kerja harus merupakan aspirasi semua anggota. Untuk itu harus disesuaikan dengan anggota pengurus IKA-UA yang lain. Dengan demikian dalam menyusun kabinet kepengurusannya, Haryanto sebagai ketua formatur, menunjuk empat anggota formatur. Mereka adalah Dr. Budi Widayanto mewakili unsur pengurus lama, Dr. Akmal Boedianto mewakili unsur IKA Fakultas, Dr. Hendy Hendarto, dr., Sp.OG mewakili unsur IKA Wilayah (Provinsi), dan Drs. Sumpono, M.Si dari IKA Cabang Jember mewakili unsur Cabang (Kabupaten/Kota).

”Selain program yang riil sesuai dengan situasional, kami akan melanjutkan upaya-upaya penguatan jaringan alumni dan update data base alumni. Sebab dari 120 ribuan alumni UNAIR baru sebagian kecil yang melakukan update, sedang sebagian besar masih data lama saat mereka kuliah di UNAIR, yang tentu sekarang sudah berbeda, jadi harus di-update melalui website IKA-UA,” kata Haryanto.

Selain itu PP IKA-UA juga akan melanjutkan untuk terus merangkul semua alumni, yang selama ini mengabdi di berbagai jabatan struktural baik di pemerintahan dan di swasta, serta yang berada di dalam dan luar negeri. ”Kami akan merangkul semua, tanpa terkecuali, karena semua itu sangat penting untuk penguatan jejaring dan menunjang target almamater masuk 500 world class university (WCU),” katanya kepada wartawan.

Program terdekat yang sudah diputuskan sejak akhir periode lalu, IKA-UA akan mendukung dan menyukseskan rumah sakit terapung ”Ksatria Medika Airlangga”. RS Terapung ini menggunakan phinisi, kapal khas Indonesia (Bugis), yang visi-misinya untuk membantu pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kepulauan terpencil yang selama ini masih kekurangan akses pelayanan. (*)

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/04/17/haryanto-basoeni-ketua-umum-ika-unair-periode-2017-2021/

image_pdf   image_print