FISIP Gelar Kuliah Umum Bareng Rizal Ramli Monday, 09 October 2017 07:02

Kuliah Umum

Suasana kuliah umum oleh Dr. Rizal Ramli. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS –  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga menggelar kuliah umum dengan narasumber Dr. Rizal Ramli. Kuliah umum yang diselenggarakan di Aula Soetandyo Wignjosoebroto FISIP UNAIR pada Jumat (6/10) dihadiri oleh civitas akademika UNAIR, masyarakat umum, dan awak media.

Mewakili Dekan FISIP, Prof. Budi Prasetyo selaku Wakil Dekan I FISIP UNAIR dalam sambutannya mengatakan, kuliah umum kali ini merupakan kesempatan berharga. Pasalnya, pemateri yang diundang oleh FISIP UNAIR tersebut merupakan praktisi yang berpengalaman di lintas zaman.

“Pemateri ini salah satu pelaku sejarah di era tahun 1977 dan 1978. Beliau ini langsung berhadapan dengan kekuasaan waktu itu. Manfaatkan forum ini. Karena dalam forum ini akan memberikan gambaran dan sekaligus pembanding dengan derasnya informasi yang berkeliaran di media sosial yang seakan menunjukkan Indonesia ini suram. Apakah betul? Nah, ini pakarnya sudah ada di depan kita semua,” terangnya.

Dimoderatori oleh Bustomi yang merupakan alumni FISIP UNAIR, kuliah umum yang diisi oleh Mantan Menko Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Indonesia tersebut mengangkat tema “Potensi Ekonomi Indonesia dalam Membangun Bangsa secara Mandiri”.

Rizal Ramli yang merupakan mantan tokoh pergerakan mahasiswa, ahli ekonomi, dan politisi Indonesia, dalam paparannya menyampaikan bahwa dalam menata ekonomi, Indonesia perlu belajar dari sejarah dan dinamika negara maju di dunia. Ia juga menilai, kemajuan suatu bangsa itu ditentukan dengan sikap untuk berani mengambil risiko yang besar.

“Negara yang berani mengambil risiko ini bakal menjadi negara maju,” tegasnya.

Selanjutnya, jebolan Boston University tersebut juga mengatakan bahwa dalam melihat pembangunan negara, dapat dilakukan dengan melihat perjalanan historisnya. Dinamika perjalanan ekonomi dan politik di Indonesia ia nilai sangat mempengaruhi kemajuan bangsa hingga hari ini.

“Bagaimana Indonesia tahun 60an sangat beda jauh dengan tahun 2017 ini. Kemajuan sudah luar biasa,” terangnya.

Tidak hanya itu, hal yang terpenting dalam menentukan kemajuan ekonomi suatu bangsa menurut Rizal adalah sikap sumber daya manusia. Pentingnya memiliki sikap ulet dan tidak manja menjadi hal penting untuk kemajuan sebuah bangsa.

“Anak Indonesia ini pandai-pandai, hanya saja kurang ulet. Banyak yang masih sering mengeluh,” tandasnya.(*)

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/10/06/fisip-gelar-kuliah-umum-bareng-rizal-ramli/

image_pdf  image_print

Tags :