Empat Peneliti FK UNAIR Presentasi Jurnal di Korea Selatan Friday, 07 September 2018 00:49

Empat peneliti FK UNAIR presentasi jurnal di Korea Selatan. (Dok. Istimewa)

 

UNAIR NEWS – Empat staf dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga bertolak ke Korea Selatan beberapa waktu lalu untuk memenuhi undangan acara 2018 6th International Conference on Biological and Medical Sciences (ICBMS 2018) di Seoul, Korea Selatan. Satu di antaranya bahkan dianugerahi reward sebagai The Best Presenter.

Dr. Gadis Meinar Sari, dr., M.Kes ditemani Dr. Lilik Herawati, dr., MKes, Hanik Badriyah Hidayati, dr, SpS serta Siti Khaerunnisa, M.Si berkesempatan mempresentasikan karya penelitian mereka di ajang ilmiah tahunan yang didukung oleh Hong Kong Chemical, Biological & Environmental Engineering Society  (HKCBEES), pada tanggal 22-24 Agustus 2018.

Pengalaman perdana bergabung dalam acara ICBMS 2018 kian berkesan ketika penelitian yang dipresentasikan oleh Dr. Gadis Meinar Sari, dr., M.Kes mendapat reward sebagai The Best Presenter. Tentu saja ini menambah daftar prestasi dari para almamater untuk FK UNAIR.

Koordinasi Dekanat FK UNAIR tersebut tak menyangka penelitian yang ia presentasikan bakal meraih award. “Surprised ajaevent internasional lagi. Betul-betul nggak mengira,” ungkapnya.

Gadis mempresentasikan penelitian berjudul Fundamental Movement Skill Approach to Combat Childhood Obesity in Surabaya, Indonesia: Potential Effects of Video Games Based Exercises (Exergaming).

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasinya bersama tim dosen dari Departemen Ilmu Faal FK UNAIR. Dalam penelitiannya, Gadis bersama Raden Argarini, dr., M.Kes, Dr. Lilik Herawati, dr., M.Kes, Irfiansyah Irwadi, dr., M.Si, serta dr. Eka Arum Cahyaning Putri menyoroti permasalahan obesitas atau kelebihan berat badan pada anak-anak.

Mereka mengaitkan problem tersebut dengan mengaplikasikan teknik Exergaming, atau lebih dikenal sebagai  bentuk exercise yang dikombinasikan dengan video game.

“Exergaming merupakan salah satu bentuk exercise yang dibantu dengan teknologi active video gaming,” ungkapnya.

Penelitian mereka semakin membuktikan bahwa ternyata teknik exergaming mampu menurunkan berat badan berlebih pada anak, karena dengan mengaplikasikan teknik tersebut, anak akan terdorong untuk lebih aktif bergerak seperti halnya aktivitas permainan yang mengasyikkan.

Selain Dr Gadis, tiga staf dosen FK UNAIR lainnya juga ikut mempresentasikan penelitiannya. Hanik Badriyah Hidayati, dr, SpS dari Departmen Neurologi mempresentasikan penelitian berjudul Swimming Exercise Improves Memory Function and Decrease Nmda on Eldery Rats.

Dr. Lilik Herawati, dr., M.Kes  dari Departemen Ilmu Faal mempresentasikan penelitiannya berjudul The Combination of Exercise and Ascorbic Acid Influence Blood Glucose Level but not Islets Pancreatic Area on High Carbohydrate Diets Rats.

Sementara Siti Khaerunnisa, M.Si dari Departemen Biokimia dengan penelitiannya berjudul Mechanism of Solanum Betaceum to Prevent Memory Impairment in Cigarette Smoke Exposed Rat.

Seperti diketahui, ICBMS merupakan acara ilmiah internasional yang terselenggara setiap tahun. Setelah sebelumnya ICBMS 2017 berlangsung di Kitakyushu, Japan; tahun 2016 di Budapest, Hungary; 2015 di Shanghai, China; 2014 di Bali, dan 2013 di Phuket, Thailand, maka tahun ini, Seoul Nation University (SNU) menjadi tuan rumah penyelenggaraan ICBMS 2018.

Para peneliti lintas negara seperti Korea, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, India, China  bertemu dalam satu forum untuk saling menampilkan hasil riset. Hasilnya, penelitian mereka akan difasilitasi masuk ke dalam jurnal terindeks Scopus. ”Masih menunggu proses. Mungkin 2-6 bulan baru bisa ter-publish,” ungkapnya.(*)

Sumber : http://news.unair.ac.id/2018/09/05/empat-peneliti-fk-unair-presentasi-jurnal-di-korea-selatan/

image_pdf  image_print

 

 

Tags :