Peringati HPN, Kominfo Gandeng UNAIR Gelar Diskusi Praktisi Pers dan Teknologi Monday, 11 February 2019 09:19

SEKRETARIS Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Niken Widiastuti dalam diskusi bertajuk Expert Sharing di Garuda Mukti, Kampus C UNAIR, pada Jum’at (8/2/2019). (Foto: Agus Irwanto)

SECRETARY General of Ministry of Communication and Information Technology (Kominfo) Niken Widiastuti in a discussion entitled Expert Sharing at Garuda Mukti, Kampus C UNAIR, on Friday February 08 2019. (Photo: Agus Irwanto)

 UNAIR NEWS – Laju perkembangan teknologi informasi yang pesat sangat berpengaruh terhadap berbagai lini kehidupan. Di antaranya, bidang persebaran informasi dan tren kehidupan sosial kemasyarakatan.

Membahas tren realitas kehidupan terkini, sejumlah expert, praktisi, pers dan teknologi hadir di Garuda Mukti, Kampus C UNAIR, pada Jum’at (8/2/2019). Diskusi yang apik tersebut terwadahi dalam kegiatan Expert Sharing sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019. Mengingat, kali ini peringatan tersebut difokuskan di Kota Pahlawan Surabaya. Tepatnya digelar sejak Kamis (7/2/2019) sampai Sabtu (9/2/2019).

Salah seorang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nurjaman membuka diskusi dengan memaparkan pengalamannya soal perubahan dunia pertelevisian. Suatu waktu dalam sebuah acara, cerita dia, Nurjaman menjadi salah seorang narasumber.

Masih dalam acara yang sama, terdapat salah seorang narasumber lainnya yang sangat muda. Perkiraan Nurjaman, narasumber tersebut tak menunjukkan gelagat atau kesan sebagai seorang insan televisi atau bidang videografi. Ternyata faktanya, benar, materi si narasumber tersebut justru sederhana.

”Dia ini (narasumber lainnya, Red) terlihat biasa-biasa saja. Dan terkesan, siapa sih dia ini,” ujarnya.

”Ternyata, justru saat sesi tanya jawab dibuka, dia yang malah mendapat banyak pertanyaan dari peserta. Saya jadi merasa bagaimana begitu. Dia ini ternyata adalah seorang youtuber,” imbuhnya diikuti sorak para peserta diskusi yang hadir.

Nurjaman menyampaikan bahwa dunia telah benar-benar mengalami perubahan. Akses bagi seseorang untuk mengeksplorasi diri dengan beragam keunikan sangat terbuka. Hal itu jelas jauh berbeda dengan saat dirinya berkecimpung di dunia televisi dulu.

”Dulu saat saya memegang frekuensi, saya memeliki keleluasaan. Dan tidak mudah mendapat saluran semacam itu. Saat ini tidak demikian,” sebutnya.

SALAH seorang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nurjaman membuka diskusi bertajuk Expert Sharing di Garuda Mukti, Kampus C UNAIR, pada Jum’at (8/2/2019). (Foto: Agus Irwanto)
SALAH seorang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nurjaman membuka diskusi bertajuk Expert Sharing di Garuda Mukti, Kampus C UNAIR, pada Jum’at (8/2/2019). (Foto: Agus Irwanto)

Mengenang masa ketika mengikuti magang di berbagai televisi swasta, Nurjaman mengingat bagaimana sebuah produksi televisi begitu rumit. Termasuk akses terhadap hal tersebut tidak mudah, tidak seperti saat ini.

Bahkan, sebut Nurjaman, tidak kecil penghasilan para konten-konten kreator yang kini menjadi salah satu fenomena yang baru di kalangan anak muda. Tidak sedikit pula di antara mereka malah menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi sejumlah kalangan. Dan, jenis-jenis pekerjaan tersebut tidak bisa dibayangkan sepuluh tahun yang lalu. Youtuber, misalnya.

”Perkembangan teknologi telah mengubah lanskap sosial persebaran informasi,” katanya.

Sementara itu, melanjutkan paparan itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Niken Widiastuti mengimbau anak muda manfaatkan perkembangan teknologi dengan bijak. Khususnya yang berkaitan dengan isu-isu terkini yang tengah berkembang, yakni Pemilihan Umum (Pemilu).

”Perubahan yang terjadi akibat perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi seseorang melakukan banyak hal. Salah satunya yang negatif adalah persebaran berita bohong,” ujarnya.

Karena itu, anak muda mesti memiliki semangat menggunakan kamajuan teknologi dengan bijak dan santun. Banyak hal positif yang bisa dilakukan oleh anak muda. Di antaranya, turut melakukan edukasi terhadap masyarakat, menyebarkan berita positif dan membangun optimisme, serta membuat karya yang baik untuk mendukung kemajuan Indonesia.

Perlu diketahui, turut hadir dalam diskusi bertajuk Expert Sharing itu, antara lain, Ilham Habibie. Yakni, salah seorang technopreneur yang juga putra Habibie. Juga, Menteri Kominfo Rudiantara, Karni Ilyas, serta Mahmudi Fukumoto. (*)

 

Sumber : http://news.unair.ac.id/2019/02/08/peringati-hpn-kominfo-gandeng-unair-gelar-diskusi-praktisi-pers-dan-teknologi/

image_pdf  image_print

Tags : UNAIR, Universitas Airlangga, Berita dari UNAIR, News from UNAIR, Kehidupan Kampus