Kembangkan SDM, Timor Leste Bakal Kirim SDM untuk Belajar di UNAIR Thursday, 29 December 2016 09:14

Suasana Kunjungan Kementerian Kesehatan Pemerintah Timor Leste di Ruang Sidang B, Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR. (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Kementerian Kesehatan Pemerintah Timor Leste melakukan penjajakan kerjasama dengan Universitas Airlangga dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan. Pengembangan SDM tersebut nantinya diwujudkan dengan mengirim SDM untuk belajar di UNAIR. Penjajakan kerjasama berlangsung Rabu (28/12), di Ruang Sidang B, Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR.

Pada pertemuan kali ini, UNAIR menggandeng perwakilan dari fakultas yang dibutuhkan terkait dengan kebutuhan kerjasama. Keterlibatan fakultas yang dimaksud yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Direktur Nasional Administrasi dan SDM Kemenkes Timor Leste Maximiano Neno mengatakan, ada lima prioritas bidang yang mereka butuhkan terkait dengan pengembangan SDM di sana (Timor Leste, -red). Kelima bidang pendidikan tersebut yakni spesialis penyakit dalam, anak, bedah umum, anestesi, dan kebidanan dan kandungan.

Maximiano melanjutkan, Pemerintah Timor Leste saat ini membutuhkan tenaga kesehatan subspesialis. Mengingat, tenaga kesehatan subspesialis di sana belum mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

“Sampai saat ini terus terang, kita belum memiliki dokter sub spesialis yang bisa memenuhi kebutuhan di sana. Maka itu kami ingin memberikan pendidikan untuk para dokter, untuk mendidik dokter-dokter spesialis di sana untuk dididik menjadi dokter sub spesialis,” ujarnya.

Direktur yang pernah menempuh pendidikan di FKM UNAIR itu berharap, paling tidak awal tahun 2017 ada tindak lanjut yang positif terkait kerjasama ini. Namun begitu, ia belum bisa memastikan jumlah SDM yang akan dikirim untuk belajar di UNAIR. “Ini masih dalam tahap diskusi, belum bisa dipastikan berapa yang akan dikirim,” ujarnya.

Sementara itu, ditemui di ruang kerjanya, Direktur Pendidikan UNAIR Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Dra., M.Si. mengatakan, penerimaan mahasiswa asing tersebut akan mengikuti sistem seleksi yang diselenggarakan di UNAIR.

“Semua mengikuti sistem penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan di UNAIR. Ini ada pembicaraan khusus karena menyangkut bidang kesehatan, bidang yang berhubungan langsung dengan manusia, sehingga tidak bisa toleransi terkait seleksi. Tidak bisa kemudian lebih dilonggarkan,” ujar Nyoman.

Pendaftaran mahasiswa asing yang ada di UNAIR yakni melalui jalur mandiri khusus mahasiswa asing. Nyoman juga mengatakan, sejauh ini tidak ada kuota khusus yang diberikan UNAIR terkait jumlah mahasiswa asing. Rencananya pada tahun 2017 mendatang, pendaftaran jalur mandiri untuk mahasiswa asing akan dilakukan secara online.

Sebelumnya, pemerintah Timor Leste telah rutin mengirimkan putra putri terbaik mereka untuk menempuh pendidikan di UNAIR. Pemerintah Timor Leste telah memulai mengirim putra putri terbaik untuk belajar di UNAIR sejak 2002 silam. Sejak tahun 2014 hingga saat ini, tercatat, ada 16 mahasiswa asing asal Timor Leste yang berkuliah di UNAIR. Mereka diterima di UNAIR baik yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Timor Leste maupun beasiswa yang diberikan oleh Dikti seperti Kemitraan Negara Berkembang (KNB). (*)

Sumber : http://news.unair.ac.id/2016/12/28/kembangkan-sdm-timor-leste-bakal-kirim-sdm-belajar-unair/

UNDUH BERITA