UNAIR NEWS – Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga mendapat kehormatan sebagai tuan rumah pertemuan Konsorsium Nasional Ilmu Komunikasi ke-7. Acara yang mengusung tema “Ilmu Komunikasi Indonesia Menghadapi Tantangan Global Pendidikan Tinggi Komunikasi di Era Digitalisasi Teknologi” dilangsungkan pada Kamis (15/2).
Bertempat di Ruang Adi Sukadana Gedung A FISIP UNAIR, acara itu dihadiri oleh 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ialah Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai tuan rumah, Universitas Indonesia (UI), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Andalas (Unand), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Brawijaya (UB).
Hadir mewakili Dekan FISIP UNAIR untuk memberikan sambutan, Prof. Myrtati Dyah Artaria, M.A., Ph.D., selaku Wakil Dekan III FISIP UNAIR. Dalam sambutannya, Prof. Myrtati mengatakan bahwa pihaknya merasa bangga bisa menjadi tuan rumah bagi 10 PTN terkemuka yang memiliki Program Studi Ilmu Komunikasi di Indonesia.
“Bagi FISIP, Departemen Ilmu Komunikasi sangat membanggakan dan memiliki segudang prestasi. Untuk itu, perlunya dilakukan diskusi tentang isu-isu penting yang menyangkut dunia komunikasi dalam konsorsium ini, semoga acara ini dapat bermanfaat secara optimal untuk Indonesia,” tutur ahli Antrpologi Forensik itu.
Senada dengan Prof. Myrtati, Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNAIR Dr. Yayan Sakti Suryandaru, S.Sos.,MSi., mengatakan bahwa dengan adanya konsorsium itu, nantinya dapat menghasilkan banyak hal dan kemajuan dalam mengembangkan keilmuan komunikasi di Indonesia dan dunia.
“Melalui konsorsium ini, semoga langkah-langkah strategis bagi pendidikan Ilmu Komunikasi dalam menghadapi tantangan pergerakan dan tren global pendidikan komunikasi di dunia dan perkembangan teknologi digital dapat dirumuskan dengan baik,” jelas Yayan.
Sebelum dilaksanakan di FISIP UNAIR, Konsorsium Nasional Ilmu Komunikasi sebelumnya dilaksanakan di Kota Malang. Ke depan Konsorsium Nasional Ilmu Komunikasi diharapkan dapat konsisten digelar rutin dua tahun sekali di PTN Indonesia dengan tujuan untuk terus memajukan pendidikan Ilmu Komunikasi.
Penulis: Nuri Hermawan





