n

Universitas Airlangga Official Website

2.018 Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN Berpeluang Daftar Ulang

UNAIR NEWS – Sebanyak 2.018 calon mahasiswa baru Universitas Airlangga yang diterima melalui jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) hadir untuk mengikuti registrasi ulang di Airlangga Convention Center, Selasa (31/5). Tahap registrasi ulang ini dilakukan bersamaan dengan computer-based test (CBT) dan paper-based test (PBT) seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

Jumlah 2.018 itu belum ditambah dengan 20 orang yang tidak hadir dalam tahap pendaftaran ulang pada Selasa (31/5). Salah satu dari mereka yang tidak hadir tercatat dengan alasan sakit. Jumlah tersebut akan difinalisasi pada Jumat (3/6) usai verifikasi berkas daftar ulang.

Dari jumlah yang hadir pada proses daftar ulang, calon mahasiswa baru dengan angka terbanyak berasal dari program studi S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR sebanyak 127 orang. Disusul dengan prodi S-1 Akuntansi sebanyak 115 orang, dan S-1 Pendidikan Dokter sebanyak 102 orang.

Proses registrasi ulang itu dilakukan setelah mereka melalui pra pendaftaran ulang yang dilaksanakan melalui regmaba.unair.ac.id yang dilakukan pada tanggal 11 – 17 Mei 2016. Setelah melalui pra pendaftaran ulang, calon mahasiswa baru diwajibkan untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) sesuai dengan besaran yang telah ditetapkan.

Pada proses registrasi ulang kali ini, calon mahasiswa baru diharuskan untuk membawa kelengkapan berkas berupa kartu peserta SNMPTN 2016, dan ijazah sekolah menengah atas atau sederajat, atau membawa surat keterangan lulus dari sekolah. Peserta sudah memenuhi hall ACC UNAIR sejak pukul 08.00 WIB.

Acara registrasi ulang itu dihadiri oleh Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak., Direktur Pendidikan Prof. Dr. Dra. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si. Hadir pula dua alumni UNAIR yaitu Aan Hunaifi, senior pada perusahaan multinasional Haankook asal Korea Selatan, dan Vania Santoso, pengusaha muda AV Peduli yang pernah menjadi Duta Lingkungan UNAIR 2009-2012. Kedua alumni ini memberikan berbagai motivasi dan pengalaman hidup kepada seluruh calon mahasiswa yang datang.

Dalam sambutannya, Rektor UNAIR mengucapkan selamat kepada calon mahasiswa baru. “Jangan disia-siakan. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Bukan mahasiswa UNAIR kalau hanya pintar tapi tidak bermoral,” pesan Rektor UNAIR.

Setelah sambutan, Prof. Nasih berbaur dengan calon mahasiswa baru dari setiap fakultas. Mereka diberi kesempatan untuk meneriakkan yel-yel agar suasana ACC menjadi meriah. Seketika, atmosfer dalam ACC menjadi pecah karena keseruan yang diciptakan antara pimpinan UNAIR dan calon mahasiswa baru.

Prof. Nasih juga mengajak calon mahasiswa baru termuda UNAIR, Rania Tasya Ifadha, naik ke panggung untuk berdialog sejenak. “Apa yang membuat Rania ingin menjadi dokter?,” tanya Rektor UNAIR. “Saya ingin membantu orang lain untuk berobat,” jawab gadis berusia 15 tahun yang diterima sebagai calon mahasiswa S-1 Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran.

Aan, selaku alumni, memberikan motivasai dengan mengimbau kepada calon mahasiswa baru untuk mengasah kemampuan akademik dan softskill semaksimal mungkin pada masa kuliah. Aan juga memberikan tiga ide yang menarik yang bisa dikembangkan di masa depan, yakni inovasi bidang kesehatan, anti-penuaan dini, dan konversi energi. (*)

Penulis : Defrina Sukma S.
Editor    : Binti Q. Masruroh