Universitas Airlangga Official Website

Ekstrak Nigella sativa pada Epitel Gingiva yang Terpapar LPS Porphyromonas gingivalis dan Dampaknya pada Ekspresi TLR-4 dan NF-kB

Porphyromonas gingivalis (P. gingivalis) merupakan bakteri yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri komensal (baik) dan pathogen (jahat) dalam rongga mulut. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan inflamasi atau keradangan. Nigella sativa (N. sativa) merupakan bahan herbal yang memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba dan lainnya. Salah satu bahan utama dari N. sativa yaitu thymoquinone.Thymoquinone merupakan bahan anti-inflamasi dan antimikrobial […]

Pergerakan Gigi dalam Sistem Kekebalan Tubuh

Pergerakan gigi ortodonti (OTM) bertujuan untuk menghindari tekanan pada gigi. gingiva, tulang alveolar, dan ligamen periodontal termasuk di antara jaringan yang terpengaruh oleh aktivasi ini, bersama dengan gigi dan jaringan di sekitarnya. Sinyal awal untuk membedakan antara aposisi dan resorpsi dalam situasi dengan beban kerja berlebih adalah keadaan tekanan matriks tulang (positif atau negatif), yang […]

Propolis dan Bovine Bone Graft Mempercepat Pembentukan Tulang Alveolar

Pencabutan gigi dalam praktik kedokteran gigi dapat mengubah volume dan dimensi tulang alveolar. Hal ini berpotensi mempengaruhi hasil perawatan gigi tiruan. Proses ini merupakan proses yang tidak dapat dihindari, namun strategi perawatan preservasi soket paska pencabutan dapat membantu mengurangi perubahan yang signifikan. Penggunaan material herbal, seperti propolis, yang memiliki karakteristik antiinflamasi dan berbagai manfaat klinis, […]

Wawasan Baru tentang Perancah Berbasis Hidroksiapatit dan Bakteri Nanoselulosa untuk Rekayasa Jaringan Gigi

Jaringan gigi seperti email, dentin, pulpa, sementum, ligamen periodontal, dan tulang alveolar  rentan mengalami kerusakan dan degradasi akibat perubahan kondisi mulut. Perancah sebagai contoh rekayasa jaringan adalah produk yang menjanjikan untuk mengatasi persoalan  ini, karena perancah memainkan peran penting dalam menyediakan lingkungan mikro yang sesuai untuk regenerasi jaringan. Perancah yang digunakan dalam rekayasa jaringan gigi […]

Sakit Gigi Dapat Meningkatkan Stress dan Memicu Depresi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian dan persebaran sakit gigi pada masyarakat Indonesia, serta untuk melihat hubungannya dengan dua gejala psikologis yaitu stres dan depresi. Tim peneliti menggunakan analisa data sekunder yang berasal dari data Survei Kehidupan Keluarga Indonesia 2014 (IFLS 2014) untuk tujuan yang disebutkan di atas. Catatan sakit gigi dan stres dilaporkan […]

Potensi Penggunaan Sel Punca IPSC (Induced Pluripotent Stem Cells) dalam Perawatan Bedah Regeneratif Periodontal

Proses mengembalikan defek jaringan periodontal secara utuh dan sempurna merupakan tujuan akhir dalam terapi kerusakan jaringan penyangga gigi. Perawatan periodontal dalam mengatasi defek salah satunya adalah terapi bedah regeneratif periodontal. Terapi tersebut ditujukan untuk mengembalikan struktur periodontal yang telah rusak. Dalam bedah periodontal regenerative dibutuhkan beberapa syarat penunjang perawatan sepeti sel, biomaterial, dan faktor pertumbuhan […]

Potensi Ekstrak Daun Kembang Sepatu Hibiscus Rosa-Sinensis Linn dalam Pengembangan Obat Penghenti Perdarahan

Perdarahan yang terjadi dalam suatu perlukaan atau yang timbuk pada proses pembedahan harus terkontrol untuk dapat tercapai prose penyembuhan yang normal. Pada suatu proses perdarahan yang memanjang atau berlebihan harus dilakukan kontrol perdarahan agar tidak menggangu proses penyembuhan selanjutnya. Proses penghentian perdarahan disebut dengan proses hemostasis terjadi melalui 2 tahap yaitu proses penghentian perdarahan yang […]

Kehilangan Total Gigi Rahang Atas dengan Restorasi Tetap Empat Implan

Di era implan gigi, penggunaan restorasi tetap sebagai perawatan pada kehilangan gigi seluruhnya dapat dipenuhi dengan menggunakan implan gigi.  Perawatan implan all-on-four adalah konsep yang hanya membutuhkan empat implan sebagai penjangkar untuk mengganti semua gigi hilang dalam satu rahang. Perawatan ini memberikan banyak keuntungan dibandingkan geligi tiruan lepasan lengkap. Empat implan ditempatkan pada bagian anterior […]

Inflamasi Kompleks Ostiomeatal dengan Sinolit Etmoid Menggunakan Radiografi CBCT-3D: Pendekatan Klinis dan Radiologis

Pada suatu pemeriksaan gigi rutin, seorang pasien perempuan berusia 28 tahun dirujuk untuk pemeriksaan radiografi panoramik. Dokter gigi menunjukkan kecurigaan tambahan terhadap sinusitis maksilaris odontogenik karena pasien tersebut mengeluhkan hidung tersumbat, keluarnya lendir dari hidung, tetesan postnasal, dan sakit kepala di bagian depan atau di sekitar dahi. Dalam kasus ini, modalitas pencitraan ­cone-beam computed tomography […]

Optimasi Durasi Inkubasi Proteinase K pada Ekstraksi DNA dari Jaringan Kanker Epitel Bertatah Rongga Mulut pada Sampel Blok Parafin

Kanker rongga mulut merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi di seluruh dunia. Selama tiga dekade terakhir, tingkat kelangsungan hidup penderita kanker rongga mulut hanya mencapai 50% dalam periode lima tahun setelah diagnosis. Untuk meningkatkan angka kelangsungan hidup ini, penelitian di bidang molekular menjadi sangat penting guna menemukan terapi yang lebih efektif dan […]

Perbandingan Kuat Geser pada Bahan Perekat Etch Total dan Self Etch pada Pengikatan Braket Baja Tahan Karat

Ortodonti merupakan salah satu bagian dari ilmu kedokteran gigi yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi gigi atau kelainan rahang ke kondisi normal1. Tujuan perawatan ortodonti adalah mengembalikan estetika dan fungsi daerah orofasial. Beberapa aspek dalam tujuan perawatan ortodonti antara lain perbaikan estetika wajah, komposisi mulut, hubungan baik antara oklusi dan fungsinya, aspek psikologis, dan pemeliharaan jaringan […]