Universitas Airlangga Official Website

B-PHOHERES Kulik Tuntas Kegunaan Bunga sebagai Bahan Dasar Jamu

Acara B-PROHERES pada Sabtu (28/5/2022) yang berlangsung secara hybrid.

UNAIR NEWS – Program Studi D4 Pengobatan Nasional Universitas Airlangga menggelar Talkshow B-PROHERES (Battra Introducing Processing Flowers into Healthy Drinks and Herbal Flower-Based Business Strategies) dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional ke-14. Acara itu menghadirkan tiga narasumber yang ahli, yaitu Myrna Adianti SSi MKes PhD selaku Dosen Prodi Pengobat Tradisional, Perry Angglishartono perwakilan dari PT Jamu Iboe Jaya, dan Ir Lenywati Dipi Cidesco selaku Founder dan Direktur Tirta Ayu Spa Indonesia.

“Banyak anggapan bahwa jamu merupakan suatu hal yang dimiliki oleh nenek moyang kita. Namun, dengan perkembangan teknologi informasi serta inovasi dari anak-anak milenial, jamu kembali hype karena adanya perbaikan rasa dan persebaran yang menyeluruh terkait manfaat yang dimiliki,” ujar dosen Pengobat Tradisional tersebut mengawali.

Menurut Ir Leny, Jamu sendiri merupakan tradisi Indonesia secara turun temurun dan suatu hal yang harus dilestarikan karena mengandung berbagai macam unsur dari tanaman, mulai dari akar hingga bunga. Sinkron dengan tema yang diangkat yaitu Manfaat Bunga sebagai Jamu di Dunia Kesehatan dan Bisnis. Dalam hal ini, bunga yang biasanya hanya dapat dijadikan sebagai hiasan, kini mampu diolah lebih lanjut menjadi suatu hal yang lebih bermanfaat.

Menurut Perry, bunga sudah banyak digunakan sebagai jamu sejak zaman dahulu. Namun, yang menjadi ketertarikan pada generasi ini adalah mampu mengubah persepsi milenial agar menyukai jamu.

“Hal ini merupakan strategi yang bagus dengan mengenalkan jamu melalui bunga, karena banyak kalangan muda yang akan tertarik dengan eksotisme warna jamu yang berasal dari bunga,” kata Perry.

Persepsi Jamu

Sementara itu, Ir Leny menambahkan bahwa sebuah jamu tidak hanya untuk diminum, melainkan bisa digunakan untuk menyembuhkan luka luar.

“Banyak orang memiliki persepsi bahwa jamu merupakan obat yang bisa digunakan ketika kita minum. Namun, jika dilihat dari arti jamu sendiri yaitu obat tradisional. Otomatis bisa digunakan untuk mengobati luka apapun, baik luka luar atau luka dalam. Asal bahan yang digunakan berasal dari racikan-racikan tradisional,” jelas Leny.

Di lain sisi, Myrna mengklasifikasikan beberapa macam bunga yang dapat dijadikan jamu. Menurutnya, penggunaan bunga sebagai jamu tergantung pada syarat-syarat yang dicari serta manfaat yang dibutuhkan.

“Untuk bunga dengan warna cantik dan aroma harum, lebih banyak digunakan untuk kecantikan. Sedangkan bunga dengan aroma kuat seperti rempah-rempah akan banyak digunakan sebagai obat tradisional,” ujarnya. (*)

Penulis : Azka Fauziya

Editor : Binti Q. Masruroh