UNAIR NEWS – Sivitas akademika Fakultas Hukum Universitas Airlangga mulai mengenalkan hukum penerbangan kepada para mahasiswa. Pasalnya, kini moda transportasi udara di Indonesia berkembang pesat, apalagi Indonesia telah masuk ke dalam mekanisme pasar bebas transportasi udara (open skies).
Pengenalan tentang hukum penerbangan itu dikemas dalam kuliah umum “General Lecture on Air Law: The Regime of International Civil Aviation and The Evaluation from Traditional Bilateral to Open Skies”. Kuliah umum tentang hukum penerbangan dilaksanakan pada Senin (11/4) di Aula Pancasila, FH UNAIR.
Pada kuliah umum itu dihadiri oleh mahasiswa jenjang sarjana dan magisterm perusahaan maskapai, AirNav Indonesia, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), PT. Angkasa Pura I, dan Otoritas Bandar Udara. Sedangkan, penjelasan mengenai hukum penerbangan dipaparkan oleh Thomas Leclerc (kandidat doktor Universitas Bordeaux – Universitas Leiden), dan Wouter Oude Alink (pengajar hukum penerbangan di Universitas Leiden).
Dalam kuliah umum tentang hukum penerbangan, mahasiswa FH UNAIR juga diberi wawasan tentang hukum udara, perkembangan hukum udara dari tahun ke tahun serta tantangan hukum udara di masa depan. Pada dasarnya, hukum udara dapat mengalami perubahan tergantung dari perubahan hukum internasional serta masyarakat internasional.
Menurut Adhy Riyadhi Arafah, staf pengajar pada Departemen Hukum Internasional FH UNAIR, berharap dengan adanya kuliah dari kedua pembicara akan memiliki dampak besar bagi masyarakat Indonesia secara umum.
“Saya berharap agar bidang keilmuan ini akan semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia, dan FH UNAIR akan bisa menjadi pusat kajian yang terkemuka untuk kajaian yang khusus ini. Acara tersebut juga diselenggarakan untuk memperkuat kerjasama institusi antara FH UNAIR dan School of Law, Leiden University,” tutur Adhy.
Setelah acara kuliah umum dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan memperkenalkan Pusat Kajian Hukum Udara dan Angkasa FH UNAIR kepada peserta undangan guna mempererat kerjasama antara FH UNAIR dengan instansi yang berkaitan dengan industri penerbangan. (*)
Penulis: Yulis Majidatul Choiriah
Editor: Defrina Sukma S





