UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga kembali melantik 98 Dokter Spesialis – 1. Pelantikan yang dilaksanakan pada Rabu (23/3), dihadiri oleh Wakil Direktur RSUD Dr. Soetomo, dr. Bangun Trapsila Purwaka, dr., Sp.OG-K., Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. dr. Soetojo, Sp.U., Wakil Rektor III UNAIR, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D., manajemen RS UNAIR, Dekan FK UNAIR terdahulu, dan kerabat para lulusan.
Pada pelantikan yang dilaksanakan di Aula FK UNAIR tersebut, Wakil Direktur RSDS menjelaskan bahwa menjadi dokter spesialis tidak sekadar memberikan perawatan sesuai keahlian, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan selalu mengedepankan etika kedokteran kepada pasien.
“Rasa empati kemanusiaan ini harus dimiliki dokter spesialis saat mengobati pasien,” ujar Bangun dihadapan para dokter spesialis.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FK UNAIR menyampaikan beberapa hal seputar kondisi dokter spesialis yang berada di luar Jawa. Dihadapan dokter spesialis angkatan ke 116 ini, ia mengajak agar para lulusan kelak mau mengabdikan dirinya ke luar Jawa.
“Menurut data yang saya dapat, 70% dokter spesialis ini ada di Jawa, sisanya tersebar ke berbagai pulau. Nah, pentingnya para lulusan ini bisa mengabdikan diri ke sana, di NTT, Bangka Belitung, apalagi Papua ini sangat butuh tenaga-tenaga kalian,” ujarnya.
Wakil Rektor III UNAIR Prof. Amin mengutarakan hal senada. Lulusan dokter spesialis baru ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat luas.
“Dalam mengabdi, jangan pernah ragu dalam menjalin relasi. Tetap pegang teguh motto excellence with morality. Ingatlah untuk meneladani para pendahulu kita yang telah membawa nama baik alamamater,” pungkas Prof. Amin. (*)
Penulis : Nuri Hermawan
Editor : Defrina Sukma Satiti





