UNAIR NEWS – Manager Operasional PT Transcon Indonesia, Alvin Liman menekankan pentingnya value proposition untuk menunjang brighter career di era digital dalam acara Airlangga Online Career Fair (AOFC) 36 th yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi, Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) UNAIR pada Rabu (07/09/2022).
“Kalau kita berbicara working experience akan selalu ada yang lebih baik di luar sana, pasti, akhirnya yang membedakan value propositionnya, motivasi anak ini apa, harapannya bagaimana, itu poinnya,” jelas Alvin
Menurutnya value proposition ini dapat dibentuk dengan pembuatan resume atau curriculum vitae yang menggambarkan diri masing-masing.
Lintas Jurusan Karir
Character dan kompetensi menjadi poin utama yang saling melengkapi untuk lintas karir. Artinya selain kompetensi yang dimiliki, karakter untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja juga penting untuk dilakukan. Selain itu value tetap menjadi kata kuncinya, dimana seseorang yang mempunyai value pasti telah mengalami, mempelajari dan mengeksekusi.
“Selama value kita ada, jenjang karir pasti ada,” tegas Alvin.
Banyak penilaian yang akan menentukan value seseorang yakni orang yang mampu tetapi tidak mau, orang yang mau tetapi tidak mampu, orang yang mampu dan mau, serta orang yang tidak mampu dan tidak mau.
Negosiasi Gaji
Menurut Alvin negosiasi gaji merupakan salah satu skill, namun pada prinspnya seorang fresh graduate tentu tidak akan sama gajinya dengan rekan rekannya yang lain.
“Kita bisa menunjukkan keunikan value kita untuk perusahaan mereka itu apa sehingga bisa menjadikan pertimbangan perhitungan gaji yang diberikan,” ujar Alvin
Mengenali perusahaan juga menjadi poin utama untuk mengembangkan jenjang karir di perusahaan.“Daripada kita memikirkan berapa lama kita bisa bekerja di sana, berapa lama kita bisa survive, apa yang bisa kita berikan, lebih baik cari perusahaan yang bisa sepenuhnya mengakomodasi kita sebagai tenaga kerjanya,” pugkas Alvin
Penulis: Rosita
Editor: Nuri Hermawan





