UNAIR NEWS – Asma dapat terjadi kepada siapa saja, salah satunya balita. Asma yang terjadi pada balita dapat mengakibatkan tidak sadarkan diri karena kekurangan asupan oksigen. Tapi asma dapat dicegah dan apabila balita memiliki riwayat asma dapat diberikan penanganan sederhana di rumah agar tidak sering kambuh. Ada beberapa gejala yang dapat terjadi pada balita yang mengalami asma, seperti nafas yang berbunyi, sesak napas, dan batuk.
Menanggapi permasalahan tersebut mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga (UNAIR) program alih jenis Angkatan B25 mengadakan sosialisasi dengan tema Menuju Balita Sehat Bebas Asma. Kegiatan tersebut dilakukan di Balai RW 6, Kedung Tarukan Baru II, Surabaya pada Sabtu (19/11/2022).
Diyan Nurjayanti selaku perwakilan mahasiswa menceritakan kegiatan itu dilakukan setelah mahasiswa melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitar. “Sebelumnya kami sudah melakukan survei terlebih dahulu terhadap lingkungan sekitar tempat pelaksanaan. Ternyata ada balita-balita yang memiliki kecenderungan sesak napas,” terangnya.
Peserta yang mayoritas adalah ibu-ibu selain diberikan sosialisasi mengenai asma, peserta juga diberi pelatihan berupa pijat punggung atau yang disebut juga back effleurage massage yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah.
“Kami menekankan pada praktik masase punggung atau pijat punggung yang bisa dilakukan orang tua di rumah. Hal ini sebagai upaya untuk penanganan anak saat sesak napas,” jelas Diyan.
Setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan, diharapkan pengetahuan peserta terhadap tanda dan gejala asma meningkat dan dapat mempraktikan masase punggung di rumah dengan baik. “Dengan memberikan pelatihan berupa masase ini kami harap gejala-gejala yang dapat terjadi dan memberatkan balita bisa berkurang sehingga dampak negatif yang dialami anak saat asma kambuh sangat minimal,” kata Diyan.
Tantri selaku ketua kader setempat merasa senang akan diadakannya acara tersebut. “Acaranya menarik dan bagus karena ini pembelajaran untuk penyakit asma. Jangan sampai anak atau cucu kita terkena asma. Diberi materi untuk menanggulangi asma. Ada simulasi cara pencegahannya pijat punggung juga, seru sekali,” tutupnya. (*)
Penulis: Icha Nur Imami Puspita
Editor: Binti Q. Masruroh





