UNAIR NEWS – Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) Universitas Airlangga menggelar sosialisasi platform Funding Institutional pada Senin (17/4/2023). Koordinator Pemeringkatan dan Publikasi LIPJPHKI, Ayu Lana Nafisyah SPi MSc PhD, menjadi narasumber pada gelaran itu.
Funding Institutional ini merupakan sebuah platform milik Elsevier yang berisi database peluang pendanaan riset yang aktif baik dari dalam negeri maupun luar negeri. “Ini merupakan strategi informasi program penelitian melalui bantuan pencarian peluang pendanaan yang aktif dan akurat,” terang Ayu.
Platform daring ini, lanjutnya, memuat informasi lebih dari 5.000 organisasi pendanaan riset, baik pemerintah maupun swasta, dari berbagai bidang ilmu. Selain itu, platform ini juga menyediakan informasi hibah penelitian dari berbagai lembaga atau organisasi.
Berbagai Keuntungan
Funding Institutional dapat diakses menggunakan akun Elsevier yang telah dimiliki oleh periset. Selanjutnya, periset dapat langsung mencari peluang-peluang pendanaan, penerima dana penelitian, serta penyedia dana penelitian yang ditawarkan. Platform ini juga menyediakan menu heat map yang berguna untuk mengetahui negara asal pendanaan riset yang ditawarkan di Funding Institutional.
Dengan menggunakan Funding Institutional, periset dapat dengan mudah mencari informasi dana penelitian dengan menggunakan filter-filter yang ada. Periset dapat mencari dana pendanaan berdasarkan bidang ilmu, tipe pendanaan, negara pemberi dana, dan sebagainya.
“Di sini Bapak Ibu bisa mendapatkan semua informasi terkait dengan peluang pendanaan tersebut. Misalnya dari deskripsinya, eligibility-nya, siapa saja yang bisa mendaftar karena mungkin persyaratannya hanya untuk warga negara tertentu,” terang Ayu.
Funding Institutional juga membantu para periset untuk terhubung langsung dengan pemberi dana riset. “Anda bisa menuju official website dari funder tersebut. Dan tentu bisa mendapatkan analisis juga dari funder tersebut,” ujar Ayu yang merupakan dosen pengajar di Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR.
Fitur lain bermanfaat untuk periset adalah menu Suggestion yang memberikan saran-saran terkait pemberi dana riset sesuai analisis diri periset. Pada menu Suggestion, periset dapat memasukkan nama, Scopus ID, atau Orchid ID dan Funding Institutional akan menyarankan pendanaan riset apa saja yang cocok untuk peneliti tersebut. (*)
Penulis: Agnes Ikandani
Editor: Binti Q. Masruroh





