Universitas Airlangga Official Website

Santri Ponpes Nasyrul Ulum Aengdangke Sumenep Belajar Bersama FKM UNAIR tentang Personal Hygiene di Pondok

Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdangke Sumenep berlokasi di jalan Sumenep Pamekasan di pinggir pantai dengan pemandangan laut yang sangat indah. Pondok Pesantren Nasyrul Ulum mempunyai Sekolah SMK jurusan perikanan, SMP dan TK. Beberapa siswa menjadi santri mukim di pondok pesantren dan beberapa lainnya santri non mukim yang merupakan putra putri penduduk di sekeliling pondok pesantren. Kyai Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi pimpinan Ponpes Nasyrul Ulum yang juga merupakan alumni dari Fakultas Psikologi Universitas Airlangga menyampaikan “Pondok ini dirikan sejak tahun 2011 dan saat ini sudah hampir 200 santri termasuk mukim dan non mukim”. Beliau juga menyampaikan bahwa banyak santri yang berasal dari berbagai kota, pulau-pulau di Sumenep bahkan ada yang berasal dari luar Pulau Jawa.

Santri mukim di Ponpes Nasyrul Ulum baik santriwan maupun santriwati bertempat tinggal di beberapa gedung di pondok yang terpisah. Fasilitas yang terdapat dipondok meliputi kamar tidur, masjid/mushola, dapur, kamar mandi dan beberapa ruang belajar. Kondisi fasilitas dari sisi kapasitas dan kondisi ruangan telah memenuhi syarat rumah sehat, termasuk kamar mandi. Namun terdapat beberapa perilaku santri untuk menjaga kebersihan kamar dan kamar mandi yang perlu mendapatkan pembinaan. Kyai Zami mengatakan, “Beberapa penyakit yang sering diderita santri yaitu scabies atau kami sering menyebutkannya gudik, belum afdol kalau belum terkena gudik, rata-rata santri akan berpendapat seperti itu” ujar Kyai. Para santri belum memahami betul darimana dan kenapa bisa tertular dari beberapa penyakit tersebut.

Tim FKM Universitas Airlangga yang terdiri dari dosen, mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat dan mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat bekerjasama dengan Kyai Zami dan para Ustadz/Ustadzah melakukan pembekalan personal hygiene di pondok kepada para santri. Training tersebut dilakukan pada hari Jum’at – Sabtu 2-3 Juni 2023. Para santri terlihat aktif bertanya tentang hal-hal yang mereka anggap baru terutama tentang asal usul scabies. Bagi santriwati juga ditambahkan pembekalan tentang materi menstrual hygiene. Para santriwati terlihat banyak tertarik tentang pengetahuan baru terkait kesehatan reproduksi tersebut. Siklus mentruasi, cara bersih diri pada saat menstruasi sampai peduli limbah/sampah pembalut yang kita hasilkan pada saat menstruasi. “Sangat menarik materi-materi yang disampaikan, akan saya jadikan materi pada saat orientasi santri baru di tahun ajaran baru”, ujar Kyai Zami. Kegiatan ini diharapkan terlaksana secara berkelanjutan. “Karena output terakhir kegiatan ini adalah terbentuknya Santri Husada/ kader santri sebagai motor Pesantren Sehat. Para kader santri diharapkan menjadi penggerak upaya preventive/ pencegahan penularan penyakit di pondok pesantren”, ujar Dr. Muji Sulistyorini, S.KM, M.Kes sebagai Ketua Pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdangke Sumenep.

Penulis: Diah Indriani