Universitas Airlangga Official Website

Kawal Transformasi Digital, FEB UNAIR Gelar ICEB

Forum 7th International Conference for Economics & Business (ICEB) 2023 (Sumber: Rosita)

UNAIR NEWS – Kawal transformasi digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar forum internasional. Forum bertajuk “7th International Conference for Economics & Business (ICEB)” terselenggara secara hybrid via zoom meeting dan offline di Aula Fajar, Gedung FEB, Kampus B UNAIR, Rabu (04/10/2023). 

Konferensi itu sekaligus menyambut akademisi di seluruh dunia untuk berpartisipasi berbagi dan mendiskusikan pengetahuan terkini dan perkembangan beberapa isu di bidang ekonomi dan bisnis. Mengusung tema “Keberlanjutan dan Transformasi Digital dalam Kerentanan Global”, forum itu bermaksud menggali ide dan inovasi kepada masyarakat.

“Keberlanjutan ini penting masuk ke dalam banyak elemen masyarakat. Mengingat diperlukan komitmen bersama dalam aspek sosial untuk mendorong transformasi menuju kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang,” ujar Herman Saheruddin SE MSM PhD (Director of Research Group of Indonesia Deposit Insurance Corporation), selaku keynote speaker pada acara ICEB 2023.

Keberlanjutan Transformasi Digital

Herman memaparkan transformasi digital telah memegang peranan penting dalam berbagai aspek. Terlebih setelah pandemi berlangsung, hampir seluruh kebutuhan masyarakat beralih menggunakan akses teknologi digitalisasi. 

“Sehingga rasanya sangat penting bagi seluruh akademika meningkatkan kesadaran menggunakan internet. Bukan hanya mahasiswa saja sebenarnya tapi seluruh masyarakat,” tuturnya. 

Di sisi lain, jelasnya, keberlanjutan transformasi digital juga mendukung pertumbuhan perekonomian. Dengan demikian, sambungnya, upaya pemahaman literasi dan transformasi digital menjadi kunci dalam mengejar angka perekonomian global.

“Di tengah perlambatan perekonomian di dunia, puji syukur perekonomian di Asia ini tetap tumbuh,” ucapnya.

MenurutHerman, keberlanjutan pertumbuhan perekonomian itu merupakan dampak dari produk lokal. Keberagaman produk lokal di Asia, utamanya Indonesia menawarkan daya tarik pasar global. 

“Kita itu punya produk lokal yang luas, kita juga punya power. Power kita ada pada anak-anak muda gen z,” terangnya.

Pada akhri Herman menegaskan, Indonesia harus yakin dengan kemampuan generasi mudanya. Selain dari kemampuannya (gen z, red), lanjutnya, dalam mengikuti perkembangan teknologi, inovasi dan potensinya dalam mengenali pasar global dapat menjadi investasi pertumbuhan ekonomi yang besar untuk Indonesia mendatang.

Penulis: Rosita

Editor: Nuri Hermawan