UNAIR NEWS – Rektor Universitas Airlangga Prof. Moh. Nasih mendapatkan kehormatan memberikan Keynote Speech dalam forum rektor se-Asia Pasifik. Prof Nasih akan berbicara dalam forum Asia University Higher Education Forum University Rectors and Presidents. Forum itu akan dihelat pada 20-21 November mendatang.
Dalam forum itu, Prof Nasih akan bersanding dengan rektor maupun pemimpin institusi dari berbagai negara, di antaranya Chang-Hai Tsai, M.D, Ph.D (Founder & Chairman of the Board Asia University), Dr. Chung-Laung Liu (Academician, Academia Sinica R.O.C), Jong-Tsung Huang (President Higher Education Evaluation & Accreditation Council of Taiwan), Jeffrey J.P. Tsai (President Asia University), Huey-Jen Su (President National Cheng Kung University).
Satyendra Patnaik (Rector/Advisor KiiT University India), Singharajwarapan (Acting President of Chiang Mai University Thailand), dan Yao-Ting Sung (Vice President National Taiwan Normal University). Selain itu, dari Indonesia ada Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan dan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Gunawan.

Dalam forum itu, para rektor dan pemimpin institusi akan membawakan gagasan berkaitan dengan tema “Tantangan dan Kesempatan Pendidikan Tinggi dalam Menghadapi Revolusi Industri Keempat”. Nantinya, forum itu akan dilaksanakan di Asia University International Conference Hall, Taiwan.
Selain rektor, tiga Wakil Rektor UNAIR juga akan memberikan speech dalam forum QS Asia-Pacific Professional Leaders in Education (QS-APPLE) yang akan diselenggarakan pada tanggal 21-24 November mendatang. Acara itu akan dihelat di Taichung, Taiwan. Peserta dalam forum adalah pimpinan dan akademisi perguruan tinggi seluruh dunia.
“Diajak presentasi sebagai tamu kehormatan akan sangat besar dampaknya untuk reputasi kampus. Pak Rektor ke Jepang beberapa waktu lalu saja, dampaknya luar biasa, banyak instansi yang langsung ngajak kerjasama,” ujar Direktur Airlangga Global Engagement (AGE) UNAIR Prof. Nyoman Tri Puspaningsih.
Prof. Nyoman mengatakan, keterlibatan Rektor UNAIR dalam forum tersebut salah satunya karena Taiwan Education Center yang ada di UNAIR. Keterlibatan pimpinan UNAIR dalam forum internasional ini tentu mendukung langkah UNAIR menuju internasionalisasi. (*)
Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor : Rio F. Rachman





