UNAIR NEWS – Kompas Gramedia bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Gagas RI. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemimpin Bicara Bangsa”. Gagas RI merupakan kegiatan yang mewadahi Calon Presiden/Wakil Presiden menyampaikan gagasannya kepada publik. Acara tersebut diselenggarakan pada Rabu (23/11/2023) di Airlangga Convention Center (ACC) UNAIR.
Hadir pada sesi kedua, pasangan nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Pada paparannya, Ganjar memaparkan visi-misi yang bertajuk “Gaspol Menuju Indonesia Unggul”. Ia menjelaskan bahwa Gaspol merupakan akronim dari Gandakan anggaran, Sikat KKN, serta Poles birokrasi dengan digitalisasi.
“Penerimaan negara juga harus tumbuh, ekonomi tumbuh. Dan inilah yang menghindari malapetaka demografi. Digitalisasi harus berjalan dengan baik. Rakyat bayar setoran pajak untuk negara, kenapa dipersulit?” ungkapnya.
Peningkatan Nilai Tambah
Ganjar pun menyampaikan gagasannya tentang peningkatan nilai tambah. Baginya, peningkatan nilai tambah akan mampu terwujud jika tiga poin utama dapat direalisasikan, yaitu konektivitas infrastruktur, industrialisasi, dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam fokus SDM, Ganjar ingin mewujudkan program satu keluarga miskin satu sarjana serta jaminan Kesehatan BPJS dengan 99 persen coverage.
“Investasi bukan hanya sekedar tentang uang masuk. Kita juga ingin berfokus untuk menggandeng perusahaan lokal dan global. Serta kerjasama periset, pemasok, dan SDM dalam negeri,” tambah bekas Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Ia pun memberikan contoh kasus Yogyakarta untuk solusi yang holistik untuk peningkatan nilai tambah infrastruktur. Dengan permasalahan bandara New Yogyakarta International Airport yang dianggap sepi, Ganjar memberikan tiga solusi, yaitu konektivitas, industrialisasi, dan SDM.
Untuk konektivitas, baginya, transportasi publik ke objek wisata pantai selatan jogja bisa menjadi solusi. Untuk industrialisasi, industri wisata lestari pantai selatan jogja serta fasilitasnya bisa terus ditingkatkan. Untuk SDM, peningkatan kemampuan atau upskilling SDM dapat ditingkatkan dengan sekolah vokasi atau SMK jurusan pariwisata.
“Kita juga ingin ada satu data Indonesia. Satu data ini bisa direalisasikan dengan apa yang kita punya sekarang, yaitu KTP sakti. Satu data ini dapat dijadikan pegangan untuk keluaran kebijakan pemerintah,” katanya.
Saat ditanya tentang fokus visi-misi oleh Moderator Budiman Tanuredjo, Ganjar menjawab, ia akan berfokus pada wujud Indonesia yang unggul dan cepat. Sebagai tambahan hadir pula Rektor Universitas Airlangga, Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak serta Pemimpin Redaksi KompasTV Rosianna Silalahi. (*)
Penulis : Afrizal Naufal Ghani
Editor : Khefti Al Mawalia





