UNAIR NEWS – Pengukuhan mahasiswa baru pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) tahun ajaran 2023/2024 semester genap berlangsung pada Rabu (31/1/2024). Dalam kesempatan ini Rektor UNAIR mengukuhkan secara langsung para mahasiswa baru. Mereka terdiri dari program profesi, magister, spesialis, doktor, dan sub spesialis.
Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak, mengatakan bahwa saat ini jumlah lulusan pendidikan S2 dan S3 di Indonesia hanya 0,45 persen dari jumlah angkatan kerja. Angka ini masih belum memenuhi standar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
“Oleh karena itu para mahasiswa yang dikukuhkan hari ini harus bersyukur dan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” kata Rektor.
Pembelajar Sejati
Prof Nasih menambahkan bahwa Indonesia membutuhkan mahasiswa baru pascasarjana sebanyak 200 ribu, untuk mencapai tiga persen angkatan kerja lulusan S2 dan S3. Lebih lanjut, ia berpesan kepada para mahasiswa baru pascasarjana untuk menjadi seorang pembelajar sejati.
“UNAIR mengajarkan untuk menjadi seorang yang akan belajar sepanjang hayat. Belajar mulai dari ayunan sampai liang lahat,” ujarnya.

Ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh seorang pembelajar sejati. Pertama, menjadi seseorang yang terbuka. “Keterbukaan menjadi sangat penting untuk memperoleh ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan menutup diri karena tidak akan banyak nilai tambah yang diperoleh,” terang Rektor di Aula Garuda Mukti Kampus MERR-C.
Karakteristik yang kedua adalah berani mengambil risiko. Prof Nasih menerangkan bahwa tidak ada langkah yang tidak mempunyai risiko. Jika seorang pembelajar tidak berani mengambil risiko maka hasilnya tidak akan maksimal.
“Semakin banyak risiko yang ditanggung dan dihadapi maka hasilnya semakin banyak,” terangnya.
Ketiga, menjadi seseorang yang fleksibel sesuai dengan perkembangan. Menjadi seseorang yang fleksibel artinya mampu menyesuaikan perilaku. Perilaku tentu harus lebih baik lagi daripada sebelumnya.
“Sikap kepada dosen, orang tua, dan masyarakat harus lebih baik lagi. Cara berbicara juga beda, percuma belajar tinggi-tinggi tapi perilakunya tidak mencerminkan itu,” jelas Prof Nasih.
Tak lupa, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu selalu mengingatkan mahasiswa baru pascasarjana mengenai kejujuran. Semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan juga patut menjadi panutan. Jika para pahlawan tanpa henti memperjuangkan hal itu, maka para mahasiswa harus terus semangat dalam menimba ilmu.
“Ilmuwan boleh salah tapi tidak boleh bohong. Kejujuran akademik menjadi sangat penting. Jadilah orang yang hebat, nikmati semua fasilitas untuk belajar mengajar, yang akan mengantarkan Anda menjadi lulusan yang HEBAT,” pungkas Rektor.
Penulis: Icha Nur Imami Puspita
Editor: Nuri Hermawan
Baca Juga: Rektor UNAIR Beri Pesan Sembilan Guru Besar Baru untuk Terus Mengabdi





