UNAIR NEWS – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) ke-3 di Universitas Airlangga (UNAIR) telah selesai terlaksana. Ribuan mahasiswa peserta KKN BBK ke-3 UNAIR yang belajar ke berbagai daerah di Jawa Timur telah menyelesaikan kegiatan itu.
Salah satu daerah yang menjadi sasaran kegiatan KKN BBK ke-3 UNAIR periode ini ialah Gresik, tepatnya di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Kelompok yang KKN di Desa Dermo melaksanakan program pencegahan pinjaman ilegal yang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur.
Gagas Program Dompet Disiplin Keuangan
Firman Maulana Barokah, ketua kelompok KKN Desa Dermo, melalui wawancara dengan UNAIR NEWS pada Senin (5/2/2023), mengatakan program yang diberi nama “Edukasi Keuangan: Lawan Pinjaman Ilegal dan Dompet Disiplin Keuangan (DODIKU)” itu merupakan program unggulan kelompok mereka.
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mengedukasi warga Desa Dermo terhadap salah satu lembaga keuangan dan lebih mawas diri terhadap pinjaman ilegal,” ujar Firman.
Output dari program ini, sambung Firman, berupa peluncuran dompet disiplin keuangan (DODIKU) yang diharapkan dapat menjadi alat bantu dalam mengatur pengelolaan keuangan rumah tangga.
“Kelompok kami mengambil langkah maju dalam memerangi jeratan pinjaman ilegal dengan bekerja sama dengan OJK. Kegiatan ini juga berguna untuk meningkatkan literasi dan pemahaman warga Desa Dermo terhadap risiko pinjaman ilegal yang beredar di luar sana,” tuturnya.

Peran OJK
Perwakilan OJK Provinsi Jawa Timur, Anugerah Rakhman, dalam agenda sosialisasi dan edukasi terhadap bahaya pinjaman ilegal. Selain itu, ia turut menyampaikan peran OJK sebagai regulator keuangan memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat seputar masalah keuangan.
“Program DODIKU mendorong masyarakat agar dapat mengelola keuangan dengan lebih bertanggung jawab. Sistem pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang kami terapkan semoga dapat membantu masyarakat. Utamanya, dalam mengendalikan pengeluaran, menabung secara teratur, dan terhindar dari godaan untuk mengambil pinjaman ilegal,” papar Anugerah.
Selain menjelaskan tentang program DODIKU, perwakilan OJK Provinsi Jawa Timur tersebut juga menerangkan materi mengenai karakteristik pinjaman ilegal. Selain itu juga bahaya terjerat lilitan utang, dan alternatif pendanaan yang aman dan legal kepada warga Desa Dermo.
Upaya Preventif
Kepala Desa Dermo, Muta’in, mengucapkan syukur dan terima kasih atas kerja sama antara pihak kelompok KKN BBK UNAIR dan OJK Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Dermo atas bahaya pinjaman ilegal.
Muta’in juga mengamini program edukasi dan sosialisasi DODIKU sangat penting untuk terealisasikan. Pasalnya, melihat banyaknya kasus warga Desa Dermo yang menggunakan pinjaman ilegal dan menyebabkan kemacetan utang. Bahkan beban finansial yang berkepanjangan, serta merusak stabilitas ekonomi masyarakat.
“Upaya ini merupakan upaya preventif untuk melindungi warga Desa Dermo dari bahaya pinjaman ilegal. Semoga masyarakat mampu terhindar dari jeratan hutang dan mencapai kemandirian finansial berkat edukasi tentang pengelolaan keuangan yang baik,” tukas Muta’in. (*)
Penulis : Dewi Yugi
Editor : Nuri Hermawan
Baca Juga: Prof Nasih Imbau Mahasiswa UNAIR Cerdas Memilih dalam Pemilu Mendatang





