UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Airlangga Disease Prevention and Research Center-One Health Collaborating Center (ADPRC-OHCC) kembali membuka One Health Student Club Airlangga. Mahasiswa berbagai jurusan dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur menjadi bagian program tahunan itu.
One Health Student Club (OHSC) menjadi wadah pendekatan One Health yang menekankan hubungan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Serta kolaborasi multisektoral dalam pemecahan masalah
Wakil Rektor UNAIR, Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto DEA drh mengatakan pemahaman One Health masih terserap secara parsial. Patogen infeksius yang semakin merebak, seperti flu burung hingga Covid-19, belum 100 persen tuntas dan perlu perhatian serius. Apalagi dengan climate change, perubahan agen patogen semakin menimbulkan dampak luar biasa bagi ekonomi dan kesehatan global.
“Sustainabilitas kegiatan yang diselenggarakan ADPRC-OHCC memberi arti bahwa One Health menjadi konsep yang perlu diseminasikan dan terimplementasi secara luas,” katanya.
One Health approach sebagai upaya penanggulangan penyakit sangat penting. One Health merupakan langkah integratif, interaktif, dan multidisiplin yang mengedepankan urusan semua pihak. Dengan begitu, kesehatan dan kesejahteraan makhluk hidup akan menjadi lebih baik.

Penyakit zoonosis
Koordinator INDOHUN, Prof Dr dr Agus Suwandono MPH DrPH membahas tentang penyakit zoonosis dan dampaknya terhadap berbagai sektor dalam 30 tahun terakhir. Ia menyoroti berbagai masalah terkait perdagangan daging hewan liar dan potensi migrasi hewan akibat perubahan iklim.
“Tujuh soft skill penting dalam pendekatan One Health, meliputi kepemimpinan, manajemen, kolaborasi, pemikiran sistematis, komunikasi dan informatika, serta aspek budaya, kepercayaan, nilai, dan etika,” jelasnya.
Pembukaan sekaligus kelas perdana OHSC Batch 5 memberikan wawasan komprehensif tentang pendekatan One Health. Kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi tantangan kesehatan global. Sehingga mahasiswa dapat memahami kolaborasi lintas disiplin ilmu dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi profesional.
Pembukaan dan kelas perdana berlangsung secara daring pada Jumat (16/8/2024) yang dihadiri oleh Koordinator ADPRC-OHCC, Prof Fedik Abdul Rantam drh dan Prof Dr Ir Sri Suning Kusumawardani ST MT selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen DIKTI KEMENDIKBUD.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Edwin Fatahuddin





