UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Pembelajaran Dasar Bersama (PDB) Expo untuk kedua kalinya pada tahun ini. Expo PDB 2024 2.0 ini menghadirkan konsep baru yang tidak kalah menarik daripada tahun-tahun sebelumnya. Pagelaran ini sukses berlangsung serentak di dua lokasi, yaitu Kampus MERR-C Surabaya dan Kampus Banyuwangi, pada Rabu (18/12/2024).
Melatih Kreativitas
Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT AK menyampaikan bahwa PDB Expo terlaksana dengan tujuan untuk memamerkan kreativitas dan inovasi mahasiswa. Acara ini juga bersifat untuk memudahkan mahasiswa baru dalam melanjutkan perkuliahan di semester selanjutnya.

“Kami ingin semua mahasiswa, baik dari FKM maupun FK, memiliki standar kemampuan yang sama. Oleh karena itu, materi yang digunakan dalam PDB diambil dari standar tertinggi. Dengan cara ini, mahasiswa akan siap menghadapi pelajaran seperti kimia, fisika, dan lainnya di semester-semester berikutnya,” pungkas Prof Nasih.
Tuai Apresiasi
Sementara itu, Ketua Unit Pendidikan Kebangsaan dan Karakter (UPKK) UNAIR Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD menyampaikan apresiasi besar atas terselenggaranya PDB Expo kali ini. “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa PDB semester 1 yang telah mengikuti kegiatan ini dengan antusiasme tinggi. Kalian menunjukkan semangat luar biasa. Saya melihat beberapa dari kalian tetap fokus dan bersemangat. Bahkan saat menghadapi tantangan besar,” ungkapnya.
Sebanyak 123 kelas yang terdiri dari 120 kelas reguler, 2 kelas dari Kampus Gresik, dan 1 kelas internasional berpartisipasi dalam kegiatan expo kali ini. Tidak ketinggalan, lima kelas dari Kampus Banyuwangi turut memeriahkan perhelatan tersebut. Setiap kelas terancang untuk menampilkan sepuluh proyek di booth masing-masing, menghasilkan total 1.280 proyek yang dipamerkan. Angka ini menjadikan Expo PDB 2024 2.0 sebagai gelaran dengan jumlah peserta dan proyek terbanyak dalam sejarah pelaksanaan PDB Expo.
Rancangan Terbaru
Syahrur mengatakan, rangkaian PDB Expo 2.0 cukup berbeda dari acara sebelumnya. Perubahan lokasi menjadi semi-indoor dan adanya sesi penghargaan bagi mahasiswa yang berpartisipasi dalam ajang UPKK Fest menjadi salah satu pembaruan. “Hari ini juga kita tidak hanya memamerkan konten-konten maupun poster. Melainkan juga video-video visual mahasiswa selama mempersiapkan proyek,” jelasnya
Lebih lanjut, Syahrur mengungkapkan bahwa perubahan durasi yang cukup signifikan dalam PDB tahun ini menjadikan kegiatan kali ini memiliki 3 tema besar. Ia menjelaskan bahwa tema tersebut terbagi menjadi 3 klaster yaitu zona sadar lingkungan, kebhinekaan, dan inovasi teknologi. “Semua hal ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam penyelesaian masalah nyata, mendorong pemanfaatan teknologi untuk solusi kreatif, serta memperkuat kerja sama antar mahasiswa,” imbuhnya.
Penulis: Nadia Azahrah Putri
Editor: Yulia Rohmawati





