UNAIR NEWS – Direktorat Pendidikan Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Rapat Kerja pada Jumat (24/01/2025). Rapat kerja untuk koordinasi implementasi target kinerja 2025 itu berlangsung di Hall Dewa Ruci, Airlangga Convention Center lt 2, Kampus MERR-C UNAIR.
Direktur Pendidikan UNAIR, Prof Dr Sukardiman MS Apt, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh staf Direktorat Pendidikan UNAIR atas keberhasil melebihi target kinerja pada tahun 2024 lalu. Ia mengharapkan agar prestasi tersebut dapat semakin meningkat di tahun 2025 ini.

Adaptasi Cepat di Era Disrupsi
Prof Sukardiman juga mengingatkan bahwa core bisnis universitas adalah pendidikan, sebab pendidikan merupakan poin pertama dalam tri dharma pertama perguruan tinggi. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Direktorat Pendidikan harus bekerja keras. Ia juga menyampaikan agar seluruh staf selalu bekerja dengan ikhlas dan jujur.
“Kita harus bekerja dengan ikhlas, keikhlasan kita akan menjadi jalan untuk meraih berbagai kebaikan. Kita juga harus bekerja dengan jujur karena good university government menuntut kita harus akuntabel. Dengan akuntabilitas yang baik, apa yang kita kerjakan pasti bisa kita pertanggungjawaban,” ucapnya.
Dalam menghadapi era disrupsi yang penuh dengan perubahan sosial dan ekonomi karena perkembangan cepat teknologi, Prof Sukardiman berpesan agar seluruh jajaran staf Direktorat Pendidikan UNAIR untuk dapat beradaptasi dengan cepat. Dengan adaptasi yang cepat maka segala perubahan dan ketidakpastian akan dapat teratasi.
“Di era yang penuh dengan ketidakpastian, ketidakpastian itu harus kita sikapi dengan bijak. Kita harus bisa melakukan adaptasi dengan cepat. Apapun kondisinya, kata kuncinya adalah adaptasi dengan cepat,” ucap Guru Besar Fakultas Farmasi UNAIR itu.
Kolaborasi untuk Hadapi Tantangan
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Pendidikan Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD menyampaikan bahwa tantang pasti akan semakin sulit dan meningkat setiap tahunnya. Namun, segala tantangan akan dapat teratasi dengan kolaborasi yang baik antara seluruh individu yang ada organisasi.
“Jadi bapak ibu satu-persatunya itu sangat penting dalam sebuah organisasi. Setiap Individu dalam sebuah tim, antara satu dengan lainnya itu harus bisa saling memperkuat. Dengan begitu, masing-masing individu akan dapat memberikan potensi terbaiknya untuk mencapai sebuah tujuan,” ucap Dosen FIB UNAIR itu.
Penulis: Edwin Fatahuddin





