Universitas Airlangga Official Website

Mengenal S2 MKSB UNAIR, Program Studi Terakreditasi Unggul

Salah satu kegiatan di Program Studi S2 MKSB

FIB NEWS – Peningkatan prospek karir merupakan salah satu alasan mayoritas orang untuk melanjutkan pendidikan S2. Gelar magister dapat membuat seseorang memiliki kualifikasi yang lebih baik lagi, sehingga peluang dalam karir akan semakin terbuka lebar. Tak ayal, saat ini peminat pendidikan S2 semakin banyak. 

Merespon hal tersebut, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) memiliki program studi S2 Magister Kajian Sastra dan Budaya (MKSB). Kepala program studi S2 MKSB, Edi Dwi Riyanto, S.S., M.Hum., Ph.D. mengungkapkan bahwa program studi ini telah terakreditasi unggul. “Sekarang, Alhamdulillah sudah terakreditasi unggul dan A. A itu tidak semua unggul, tapi yang unggul sudah pasti A. Jadi kita A dan unggul,” jelasnya. 

Selain terakreditasi unggul, fasilitas layanan pendidikan pada program studi S2 MKSB juga mumpuni sehingga mampu menunjang proses pembelajaran mahasiswa agar semakin optimal. “Ada klinik tesis, klinik publikasi yang semuanya itu diarahkan untuk membangun suasana akademik, membuat mahasiswa suasana akademiknya terbangun dan mereka bisa cepat lulus,” ujarnya. 

Pengabdian dan Penelitian 

Melalui minat budaya dan minat sastra, program studi S2 MKSB turut serta memberikan kontribusi nyata melalui pengabdian dan penelitian. Edi menyampaikan bahwa program pengabdian pada program studi ini tidak hanya terbatas pada lingkup lokal maupun nasional, akan tetapi juga bertaraf internasional. 

“Selalu kita melibatkan mahasiswa, di beberapa prodi mungkin mahasiswa kurang dilibatkan dalam pengmas, tapi disini kita libatkan betul itu untuk mahasiswa kita dapat terlibat dalam berbagai program pengmas,” ucapnya. 

Tak hanya pengabdian, mahasiswa S2 MKSB pun memiliki diharapkan memiliki kualifikasi pada bidang riset dan penelitian. “Ukuran penelitian biasanya diakui secara akademik baik nasional maupun internasional kalau secara kualitas disitu yang nantinya dalam bentuk publikasi,” imbuhnya. 

Kepala Program Studi S2 Magister Kajian Sastra dan Budaya, Edi Dwi Riyanto, S.S., M.Hum., Ph.D.

Kolaborasi Internasional 

Ia juga menyebutkan bahwa pada bidang kerja sama dan kolaborasi, S2 MKSB memiliki berbagai kerja sama dengan berbagai pihak baik dari lingkup nasional dan internasional. “Misalnya dengan Universiti Malaysia Sabah, ada joint class, ada pengmas, ada riset, Kemudian dengan Hamburg University juga,” sebutnya. 

Tidak dapat dipungkiri, kerja sama yang terjadi juga atas peran para pakar dan dosen program studi S2 MKSB yang mempunyai kompetensi tinggi. “Semua dosen sudah S3, doktor dan ada yang sudah profesor. Kami juga dari berbagai disiplin ilmu. Kalau dilihat dari lulusannya banyak yang dari luar negeri, universitas top alumni universitas bagus, publikasinya bagus,” tambahnya. 

Edi berpesan kepada calon mahasiswa S2 MKSB untuk terus berfokus pada investasi agar dapat berhasil dalam hidup. “Investasi terbaik adalah pada sumber daya manusia, jadi pada diri kita sendiri. Boleh investasi beli tanah, beli saham boleh, tapi investasi terbaik adalah peningkatan kemampuan dan kapasitas diri kita sendiri melalui pendidikan,” pungkasnya. 

Penulis: Mohammad Adif Albarado

Editor: Nuri Hermawan