UNAIR NEWS – Gigitan hewan dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Baik saat berada di rumah, lingkungan sekitar, maupun ketika traveling. Tidak hanya dari hewan liar saja, gigitan bisa berasal dari hewan peliharaan yang tidak sepenuhnya jinak. Termasuk kucing, anjing, hamster, otter, dan hewan terdomestikasi lain. Tak mengenal artis, pawang, ataupun orang biasa. Pasien yang membiarkan gigitan tanpa penanganan berpotensi terinfeksi seperti potensi rabies, tetanus, sepsis, hingga komplikasi.
Dosen Kedokteran FIKKIA UNAIR, dr Kurnia Alisaputri SpPD mengatakan risiko manusia mengalami gigitan hewan semakin meningkat. Interaksi yang semakin intens dengan berbagai jenis hewan sekitar memerlukan kehati-hatian. Baik itu sekitar rumah maupun saat melakukan travelling.
