Surabaya, 4 Februari 2025 – Departemen Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga menggelar Rapat Departemen pada Selasa, 5 Februari 2025 pukul 13.00 WIB di Ruang Rapat Divisi Klinik Veteriner. Rapat ini dipimpin oleh Ketua Departemen, Prof. Dr. Widjiati, drh., M.Si., dan didampingi oleh Sekretaris Departemen, Prof. Dr. Tita Damayanti Lestari, drh., M.Sc..
Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua divisi di lingkungan Departemen Kedokteran Hewan, yaitu: Dr. Wiwiek Tyasningsih, M.Kes., drh. (Ketua Divisi Mikrobiologi Veteriner), Prof. Dr. Moh. Anam Al Arif, MP., drh. (Ketua Divisi Peternakan), Prof. Dr. Hani Plumeriastuti, M.Kes., drh. (Ketua Divisi Patologi Veteriner), Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti, M.Kes., drh. (Ketua Divisi Klinik Veteriner), Prof. Dr. Tri Wahyu Suprayogi, M.Si., drh. (Ketua Divisi Reproduksi Veteriner), Dr. Dadik Rahardjo, drh., M.Kes. (Ketua Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner), Prof. Dr. Epy Muhammad Luqman, M.Si., drh. (Ketua Divisi Anatomi Veteriner), Dr. Rochmah Kurnijasanti, M.Si., drh. (Ketua Divisi Kedokteran Dasar Veteriner) dan Prof. Dr. Poedji Hastutiek, M.Si., drh. (Ketua Divisi Parasitologi Veteriner)
Rapat ini membahas berbagai strategi yang akan diterapkan oleh masing-masing divisi guna mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun 2025. Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan adalah: Peningkatan Kualitas Pendidikan meliputi: Optimalisasi kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Peningkatan metode pembelajaran berbasis laboratorium, klinik, dan peternakan dan Penguatan sistem evaluasi akademik berbasis kompetensi. Penguatan Riset dan Publikasi Ilmiah meliputi: Peningkatan jumlah publikasi di jurnal bereputasi internasional dan nasional, Pengembangan penelitian kolaboratif antardivisi serta dengan institusi luar negeri dan Penguatan riset yang berbasis One Health Approach, terutama pada penyakit zoonosis. Peningkatan Kontribusi dalam Pengabdian Masyarakat meliputi: Implementasi program pengendalian penyakit hewan berbasis komunitas, Edukasi kepada peternak mengenai manajemen kesehatan ternak yang lebih baik dan Pelaksanaan pelatihan kepada masyarakat mengenai kesejahteraan hewan. Pengembangan Infrastruktur dan Sumber Daya meliputi: Optimalisasi fasilitas laboratorium dan rumah sakit hewan guna mendukung pembelajaran klinis, Peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berkelanjutan dan Pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan akademik dan penelitian.
Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, khususnya: SDGs Goal 3: Good Health and Well-being – Mendukung kesehatan hewan yang lebih baik sebagai bagian dari pendekatan One Health untuk kesehatan manusia dan lingkungan, SDGs Goal 4: Quality Education – Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kedokteran hewan yang berdampak luas pada masyarakat dan industri peternakan dan SDGs Goal 9: Industry, Innovation, and Infrastructure – Mendorong inovasi dalam bidang veteriner dan memperkuat infrastruktur akademik serta riset.
Rapat ini menghasilkan beberapa rekomendasi strategis untuk mendukung pencapaian target divisi, yang mencakup peningkatan riset, pengembangan kurikulum berbasis industri, serta peningkatan kontribusi FKH UNAIR dalam bidang kesehatan hewan dan masyarakat. FKH UNAIR terus berkomitmen dalam mengembangkan ilmu kedokteran hewan yang inovatif dan berdaya saing global untuk mendukung kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan! (Penulis: Epy Muhammad Luqman).




