Universitas Airlangga Official Website

Perjalanan Devi Hingga Jadi Ketua LDS 2025

FIB NEWS – Ketertarikan pada debat hingga menjadi ketua, Devi Pertama Putri, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) resmi terpilih menjadi ketua Language Debate Society (LDS) pada Selasa (04/02/2025).

Sejak menjadi mahasiswa baru, Devi sudah tertarik dengan dunia debat. Ia pertama kali mengetahui LDS saat mengikuti ospek fakultas. Saat itu, ia melihat stan organisasi yang memperkenalkan LDS sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan debat. “Motivasi saya bergabung dengan LDS berasal dari Kak Sadam, seorang debater yang saya kagumi. Sejak saat itu, saya benar-benar ingin menjadi seorang debater,” ungkap Devi.

Selama menjadi anggota LDS, Devi telah mendapatkan berbagai pengalaman berharga, termasuk kesempatan untuk mengikuti lomba debat baik secara daring maupun luring. “Debat membutuhkan waktu untuk menganalisis mosi yang diberikan. Selain itu, kita juga harus berlatih berbicara dengan baik dan percaya diri karena debat biasanya disaksikan oleh banyak orang,” jelasnya.

Visi yang Jelas

Sebagai ketua LDS, Devi merasa memiliki tanggung jawab besar untuk membawa LDS berkembang lebih baik. “Saat ini, saya ingin lebih fokus pada penguatan internal organisasi, seperti menyusun jadwal latihan yang lebih struktur dan memberikan wawasan yang lebih luas karena kepada anggota. Untuk inovasi dalam pembuatan konten, Vice President LDS akan lebih banyak berperan karena ia memiliki banyak gagasan kreatif guna menarik lebih banyak anggota baru,” ungkapnya.

Selain itu, Devi juga menegaskan bahwa program kerja utama LDS tetap berfokus pada latihan rutin, mentoring, dan coaching bagi anggota yang ingin mengikuti perlombaan. “Kemudian ada mentoring mentoring dan coaching bagi anggota yang ingin mengikuti perlombaan, serta pembuatan konten kreatif agar semakin banyak mahasiswa FIB yang tertarik dengan dunia debat,” tambahnya.

Berani Berdebat

Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Devi adalah ketika ia berhasil mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari latihan rutin ke dalam perlombaan debat secara lanbgsung. “Awalnya memang terasa canggung, tetapi justru itu yang membuat kita berani melangkah lebih jauh. Semua yang diajarkan oleh para pelatih benar-benar bisa diterapkan saat perlombaan,” tuturnya.

Sebagai seseorang yang telah merasakan manfaat dari debat, Devi ingin membagikan semangatnya kepada mahasiswa FIB lainnya. “LDS adalah komunitas yang menyenangkan dan penuh pembelajaran. Para pelatihnya sangat berpengalaman. Di sini, kita tidak hanya belajar debat dalam bidang ilmu kita saja, tetapi juga dari berbagai disiplin ilmu lainnya, sehingga wawasan kita semakin luas,” tutupnya.

Pencapaian dari Devi Pertama Putri ini mendukung Sustainable Development Goals (SGDs) nomor 5, yaitu gender equality.

Penulis: Chesica Styo Helena

Editor: Mohammad Adif Albarado