UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Teknologi Kesehatan Gigi (TKG) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR) gelar seminar bertajuk Get to Know Dentechcare’25. Acara tersebut berlangsung secara daring via Zoom Meeting pada Sabtu (12/4/2025). Sebanyak 120 peserta dari berbagai SMA/MA/SMK dari berbagai daerah hadir mengikuti gelaran seminar tersebut.
Acara seminar mengusung tema Explore Your Future with Teknologi Kesehatan Gigi. Ketua Pelaksana Acara Salma Nita Michelia, menyampaikan bahwa acara ini terselenggara dengan tujuan lebih mengenal program studi (prodi) teknologi kesehatan gigi di UNAIR.
“Terselenggaranya acara ini yaitu kami ingin mengenalkan program studi D4 Teknologi Kesehatan Gigi kepada siswa dan siswi SMA/MA/SMK. Acara ini dapat menjadi langkah awal bagi para peserta untuk bermimpi dan mengenal dunia teknologi kesehatan gigi. Mungkin suatu saat nanti peserta dapat bergabung menjadi keluarga besar di TKG UNAIR,” ujarnya.
Keterampilan
Teknologi kesehatan gigi merupakan program studi yang mempelajari cara dan teknik dalam pembuatan gigi. Narta Nikita Sari drg MDSc sebagai narasumber memaparkan fungsi dan tujuan dari program studi ini secara jelas.
“Cara dan teknik dalam prodi ini berfungsi dalam mengembalikan fungsi gigi guna menunjang kesehatan di rongga mulut. Kemudian tujuan ke depannya untuk mahasiswa agar dapat membekali mereka dengan keterampilan teknis hingga membentuk tenaga profesional. Yang beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini di bidang kesehatan gigi,” jelasnya.
Prodi ini menghasilkan berbagai keterampilan, seperti pembuatan gigi tiruan, penguasaan alat kesehatan gigi, serta menjadi komunikator kesehatan dan tim dengan dokter gigi atau spesialis. Beberapa mata kuliah dan keterampilan yang dipelajari juga turut mendorong capaian tersebut.
“Beberapa mata kuliah yang dipelajari di antaranya yaitu anatomi gigi, fisiologi mulut dan gigi, material prostetik, material laboratorium, orthodontic dan lainnya. Selanjutnya keterampilan yang menjadi kebutuhan yakni keterampilan teknis, detail ketelitian, pemahaman material, keterampilan komunikasi dan manajemen waktu,” ungkapnya.
Peluang Karir Lulusan
Lebih lanjut, Narta juga menyebut bahwa prodi ini memiliki peluang karier yang cemerlang, dengan beberapa pilihan dan sesuai dengan keterampilan yang selaras dengan studi. “Jika kita melihat dari alumni yang berkarir saat ini dengan peluang bekerja seperti di laboratorium gigi, klinik gigi atau rumah sakit. Kemudian bisa menjadi tim dengan dokter gigi atau spesialis dan bahkan membuka dental lab sendiri,” imbuhnya.
Pada akhir, Narta mengimbau pada para calon mahasiswa, agar tetap memperhatikan berbagai tantangan yang ada saat nantinya menjadi bagian dari prodi teknologi kesehatan gigi. Seperti proses produksi yang memakan waktu, skill ketelitian yang tinggi, persaingan di industri dan kendala bahan baku.
Penulis: Ersa Awwalul Hidayah
Editor: Yulia Rohmawati





