Berdasarkan surat ijin/Surat Tugas dari Ketua Majelis Wali Amanat UNAIR Prof. Sunarto kami Komite Audit MWA UNAIR pada tanggal 7-9 Mei 2025 bertandang ke Yogyakarta untuk menghadiri pertemuan Forum Komunikasi Komite Audit PTNBH seluruh Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Pertemuan tersebut. Tema yang diusung kali ini merupakan isu yang sangat strategis yaitu “Pemanfaatan Aritificial Intelligence (AI) Dalam Kegiatan Audit.”
Rektor UNY Prof. Sumaryanto secara resmi membuka pertemuan ini dan mengatakan bahwa ajang ini untuk mempertemukan perwakilan komite audit dari 21 PTNBH di Indonesia, dalam rangka memperkuat sinergi dan peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi. Prof. Sumaryanto dalam sambutannya menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana kolaborasi dan berbagi best practice antar perguruan tinggi. Menurutnya, komite audit punya peran vital dalam menjaga akuntabilitas dan integritas institusi. Pertemuan seperti ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan kapabilitas bersama.
Sebagai Keynote Speaker dalam pertemuan ini Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Fauzan yang memaparkan bahwa ditengah penjaga integritas PTN BH kegiatan ini ibarat perhentian spiritual di tengah perjalanan institusional.
“Yang dibicarakan bukan sekedar angka atau system namun juga jiwa dari tatakelola,” kata Prof. Fauzan. Lanjut Prof. Fauzan menjelaskan, audit bukan sekedar proses administrasi melainkan bagian ritual intelektual yang menjaga marwah universitas. Juga bukan alat takut namun merupakan alat tumbuh.
Narasumber lain yang tampil adalah Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng. (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi), Iwan Taufiq Purwanto, S.E., MBA., CGCAE, CRMP, QIA, CIAE, FRMP, CGRE, CREL (Deputi Kepala BPKP Bidang Polhukam PMK), Dr. Bambang Riyanta, S.T., M.T. (Rektor Universitas Siber Muhammadiyah) dan Prof. Suyanto, Ph.D. (Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta).
Ketua Forum Komunikasi Komite Audit PTNBH Prof. Iwan Triyuwono dalam even itu juga menjelaskan bahwa pada masa sekarang teknologi ini sedang membanjir.
“Kita tidak bisa menolaknya, termasuk Artificial Intelligence yang sudah banyak dibicarakan pada forum senat akademik,” ungkapnya. Tidak dipungkiri bahwa AI banyak membantu pekerjaan keseharian, bisa hemat waktu, hemat energi dan hemat pikiran. Namun selama ini kita hanya sebagai pengguna, sehingga alangkah baiknya apabila kita yang menciptakan AI dengan nama lain yang lebih canggih.
Sementara itu Ketua Komite Audit UNY yang juga menjadi Ketua Panitia pertemuan Prof. Sri Harti Widyastuti menegaskan, bahwa sebagai bagian dari Majelis Wali Amanat, Komite Audit berperan penting dalam memastikan efektivitas sistem pengawasan dan mitigasi risiko di PTN-BH. Menurutnya dalam praktiknya sistem pengawasan di PTN-BH masih banyak bergantung pada pendekatan tradisional yang berbasis pada laporan manual dan evaluasi dokumen, yang dapat menyebabkan keterbatasan dalam mendeteksi risiko secara cepat dan akurat. “AI menawarkan berbagai keuntungan bagi sistem audit, termasuk kemampuan dalam melakukan analisis prediktif, mendeteksi pola keuangan yang mencurigakan, serta memberikan wawasan berbasis data yang dapat meningkatkan efektivitas tata kelola PTN-BH,” ujarnya.
Pertemuan FKKA ini dilanjutkan dengan diskusi di empat Komisi yang membicarakan berbagai isu tentang kehadiran Artificial Intelligence terutama didunia Auditing, tentang sisi positif dan negatif penggunaan AI, perlunya sosialisasi AI di kampus, perlunya kesadaran bahwa penggunaan AI memang efektif, namun masih belum mampu menganalisa Intangible Assets antara lain soal Etika, Makna. Perlunya juga disadari bahwa AI bukanlah sumber yang mutlak sebagai referensi karenanya diperlukan check-recheck yang lebih “thorough” atau mendalam. Hasil dari diskusi di Komisi-Komisi itu dipaparkan di Sidang Pleno.
UNY sangat professional dalam menjamu para tamunya – para utusan dari Komite Audit PTNBH se-Indonesia dengan sangat mengesankan. Seluruh staf akademik UNY yang diberi tugas menjemput para undangan bergelar Doktor, mereka sangat ramah dan cekatan. UNY juga menyuguhkan acara yang bernuansa budaya Jawa yang anggun antara lain penampilan Ketoprak. Sendratari di pelataran Candi Prambanan, kunjungan ke Taman Sari, Kraton, Museum Sonobudoyo dan Malioboro.
Pertemuan berikutnya disepakati oleh semua perwakilan Komite Audit PTNBH akan diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sekitar bulan Oktober 2025.
Kami Komite Audit MWA UNAIR dalam akhir kunjungan di UNY itu menghaturkan ucapan terima kasih kepada Ketua MWA UNY, Rektor UNY, Ketua FKKA – PTNBH, Ketua Panitia atas sambutan yang penuh kehangatan dan keramahan, penyelenggaraan yang professional dengan sentuhan budaya Jawa yang luhur dan anggun.





