Universitas Airlangga Official Website

POMPROV 2025, Laga Dramatis Jadi Pembuka Cabor Bulu Tangkis

Suasana pertandingan cabang olahraga bulutangkis POMPROV Jatim III 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Bulu tangkis Indoor UNAIR, Gedung ASEEC Tower lantai 3, Kampus Dharmawangsa-B, Surabaya (Foto: PKIP UNAIR)
Suasana pertandingan cabang olahraga bulutangkis POMPROV Jatim III 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Bulu tangkis Indoor UNAIR, Gedung ASEEC Tower lantai 3, Kampus Dharmawangsa-B, Surabaya (Foto: PKIP UNAIR)

UNAIR NEWS – Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) III Jawa Timur 2-25 cabang olahraga bulu tangkis resmi digelar. Laga pembuka cabang olahraga ini berlangsung pada Jumat (30/5/2025), di Lapangan Bulu Tangkis Indoor, Lt 3 ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B UNAIR selaku tuan rumah. Sejumlah perguruan tinggi melalui laga pembuka ini dengan kompetitif. 

Pertandingan hari pertama meliputi tiga kategori, yakni tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran. Laga demi laga berjalan cukup dramatis, salah satunya laga antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melawan Politeknik Negeri Malang. Pertandingan berjalan intens sejak awal. ITS sempat tertinggal di set pertama, namun bangkit di set kedua dan mengunci kemenangan pada set ketiga.

Pasangan Muhammad Arfan Nasrullah dan Rifky Diyastyo dari ITS tampil solid menghadapi tekanan. “Sekitar satu bulan sebelum pertandingan, kami rutin latihan dua hingga tiga kali seminggu di GOR ITS. Waktu GOR direnovasi, kami tetap latihan di luar kampus,” jelas Rifky usai laga.

Rifky mengaku partai ini menjadi laga keduanya di ajang POMPROV, setelah sebelumnya bermain di nomor tunggal putra. Ia menyebut laga ganda ini lebih menguras tenaga karena intensitas tinggi. “Di ganda ini, dari set pertama sampai ketiga, poin terus saling susul. Sangat sengit. Tapi alhamdulillah kami bisa atasi dan menang,” tambahnya.

Bagi keduanya, kemenangan ini membuka peluang menuju semifinal. Rifky berharap bisa terus melaju untuk membawa pulang medali bagi kampusnya. “Harapannya bisa lanjut ke semifinal dan dapat medali,” ujarnya.

Pasangan ganda putra Universitas Negeri Surabaya (UNESA), A. Rafif A dan H. Kharisna, saat bertanding melawan UIN Sunan Ampel dalam cabang olahraga bulutangkis pada ajang POMPROV Jatim III 2025, Jumat (30/5/2025) (Foto: PKIP UNAIR)
Pasangan ganda putra Universitas Negeri Surabaya (UNESA), A. Rafif A dan H. Kharisna, saat bertanding melawan UIN Sunan Ampel dalam cabang olahraga bulutangkis pada ajang POMPROV Jatim III 2025, Jumat (30/5/2025) (Foto: PKIP UNAIR)

Tak berhenti di pertandingan ganda putra, pada nomor tunggal putra juga menjadi agenda penting dari pertandingan hari pertama ini berbagai perwakilan universitas pada POMPROV Jatim 2025 dengan hasil akhir pertandingan sebagai berikut.

Universitas Negeri Malang vs ITS (21-9, 21-8) 

UWKS vs Universitas Islam Jember (21-15, 15-21, 21-17)

UIN KHAS Jember vs Politeknik Negeri Malang (22-20, 21-17) 

UNESA VS Universitas Tribhuwana Tunggadewi (21-14, 21-18)

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya VS Universitas Islam Jember (21-12, 21-8)

ITS vs Politeknik Negeri Malang (23-21, 18-21, 21-19)

UNAIR vs UIN Sunan Ampel Surabaya (21-9, 21-11)

UNESA vs UIN Sunan Ampel Surabaya (21-13, 19-21, 21-15)

Universitas Islam Malang vs UIN KHAS Jember (21-14, 21-12)

STIKes Husada Jombang vs Universitas Ciputra (21-17, 21-23, 21-14) 

Universitas Negeri Malang vs UPN Veteran Jawa Timur (21-16, 19-21, 21-13)

ITS vs Politeknik Negeri Malang (9-21, 7-21)

UBAYA vs UISI (21-7, 21-12)

Universitas Brawijaya vs Universitas Jember (11-21, 17-21)

Universitas Ciputra vs UPN Veteran Jawa Timur (21-10, 21-9)

Universitas PGRI Banyuwangi vs Universitas Negeri Surabaya (21-16, 21-13)

Universitas PGRI Kanjuruhan vs UIN Sunan Ampel Surabaya (15-21, 11-21)

Universitas Muhammadiyah Malang vs UPN Veteran Jawa Timur (21-14, 23-21)

UNAIR vs UNUSA (14-21, 12-21)

UNESA vs Universitas Dr Soetomo (21-9, 19-21, 21-18)

Universitas Nusantara PGRI Kediri vs Politeknik Negeri Malang (21-16, 21-18)

UBAYA vs Universitas Tribhuwana Tunggadewi (21-8, 21-5)

Penulis: Samudra Luhur 

Editor: Yulia Rohmawati