Humas FH (30/06/2025) | Kabar membanggakan datang dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR). Delegasi Masyarakat Yuris Muda Airlangga (MYMA) FH UNAIR berhasil meraih kemenangan gemilang dalam Kompetisi Esai Hukum Nasional UNJA Law Fair 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Jambi pada 16 Mei hingga 25 Juni 2025. Tim yang dipimpin oleh Muhammad Irfan Permana Hidayat (2024) sebagai ketua delegasi, bersama anggota tim Raja Luna (2024), sukses mengungguli peserta lain dengan esai berjudul “Penerapan Aboriginal and Treaty Rights Information System sebagai Perwujudan Partisipasi Masyarakat Hukum Adat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia”.
Irfan, mengungkapkan bahwa motivasi utama tim berasal dari keprihatinan terhadap pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia, yang kerap mengabaikan hak-hak masyarakat hukum adat. “Kami tergerak oleh realitas pengelolaan lingkungan, seperti proyek tambang di Raja Ampat, Papua, yang sering kali tidak mempertimbangkan hak asasi kelompok rentan,” ujar Irfan. Untuk itu, tim memilih mengkaji isu ini secara mendalam, mencari solusi normatif dan empiris yang dapat diterapkan di Indonesia.
Tantangan utama yang dihadapi tim adalah memastikan solusi yang diusulkan dapat diterapkan secara efektif di Indonesia, terutama dalam menjamin pengakuan wilayah ulayat masyarakat hukum adat. “Kami sering berselisih pendapat untuk menimbang kelemahan dan kelebihan setiap opsi,” ungkap Irfan. Selama 14 hari penyusunan, tim beberapa kali mengubah konsep dasar esai hingga akhirnya menemukan mekanisme yang dianggap paling ideal.
Kemenangan ini disambut dengan sukacita oleh tim. “Kami sangat senang karena dewan juri mampu melihat esensi dan urgensi dari esai kami, terutama terkait penjaminan hak asasi dan ruang hidup masyarakat hukum adat,” ujar Irfan. Ia juga mengapresiasi peran pendampingan dari senior MYMA FH UNAIR yang turut andil dalam keberhasilan ini.
Baca Juga: Prof. Agus Yudha Kupas Hukum Kontrak di Kuliah Umum FH UNAIR bersama Universitas Borneo Tarakan
Lebih lanjut, Irfan berharap gagasan dalam esai ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Ia juga mengajak mahasiswa hukum untuk aktif mengkritisi isu-isu sosial melalui karya tulis dan kompetisi. “Jangan hanya berorientasi pada kemenangan, tapi jadilah bagian dari solusi atas permasalahan hukum dan pelanggaran hak asasi manusia di sekitar kita,” pesannya.
Keberhasilan delegasi MYMA FH UNAIR ini menjadi bukti bahwa mahasiswa hukum memiliki peran besar dalam mengadvokasi isu-isu krusial, seperti perlindungan hak masyarakat hukum adat. Kemenangan ini bukan hanya prestasi, tetapi juga langkah nyata dalam memperjuangkan keadilan lingkungan di Indonesia.
Penulis: Jessica Ivana Haryanto
Editor: Masitoh Indriani




