Universitas Airlangga Official Website

Menwa UNAIR Ikuti Pelatihan Water Rescue dengan SAR Surabaya dan Basarnas

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengasah kemampuan dan meningkatkan kapasitas anggotanya di bidang penanggulangan bencana. Pada (13–14/9/2025), Menwa mendelegasikan satu anggota terbaiknya, Alya Sadiah Noverlyta, mahasiswa Program Studi Keperawatan, Fakultas Vokasi UNAIR untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Water Rescue yang diadakan oleh SAR Surabaya dan berkolaborasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Alya, sapaan akrabnya, menjadi delegasi UNAIR yang berkesempatan memperdalam kemampuan penyelamatan di perairan.

Pelatihan dua hari ini diadakan di Aula Basarnas Surabaya dan di aliran Sungai Kali Mas, Surabaya. Pelatihan ini menjadi ajang pembelajaran penting bagi para peserta untuk memahami prosedur penyelamatan di perairan, yang merupakan salah satu kompetensi dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Hari pertama difokuskan pada teori dan simulasi dalam ruangan yang meliputi materi-materi penting dalam operasi penyelamatan di perairan. Antara lain, peserta dibekali wawasan tentang pengantar pertolongan di air, pedoman keselamatan di perairan, personal flotation device, metode pertolongan di perairan, akses dan pertolongan,

materi Bantuan Hidup Dasar, teknik defends dan release, teknik towing dan carry. Selain itu, materi ini mencakup teknik komunikasi darurat dan koordinasi antar tim penyelamat, prosedur evakuasi korban, serta penanganan darurat korban.

Masuk hari kedua, pelatihan berlangsung di lapangan, tepatnya di Sungai Kali Mas. Di sini, peserta mempraktikkan langsung teknik water rescue, termasuk teknik menyelamatkan korban sambil menggunakan tali, serta strategi penyelamatan dalam arus deras. Latihan juga meliputi penggunaan perahu karet dan alat bantu apung lainnya. Dalam praktik lapangan ini, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas, dengan pengawasan ketat oleh instruktur dari Basarnas dan SAR Surabaya.

Keterlibatan UKM Menwa dalam pelatihan ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung upaya pemerintah dan lembaga terkait dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Dengan dilatihnya kader Menwa di bidang water rescue, diharapkan mereka dapat menjadi sumber daya manusia yang handal saat masyarakat menghadapi bahaya di perairan, seperti banjir, kecelakaan sungai, atau kondisi darurat lainnya.

Selain aktif di Menwa, Alya juga memiliki rekam jejak kepanitiaan yang kuat di bidang kesehatan. Salah satunya Ia pernah menjadi panitia Divisi Kesehatan, Keselamatan, dan Manajemen Risiko pada kegiatan Latihan Search and Rescue Nasional Perguruan Tinggi (Latsarnas Perti) VIII, yang menekankan aspek kesiapsiagaan bencana. Keaktifan ini menunjukkan konsistensinya dalam mengabdikan diri di bidang kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Menurut Alya, pengalaman ini bukan hanya menambah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan kecermatan dalam bekerja sama. “Saya merasa bangga bisa mewakili Menwa UNAIR. Semoga ilmu yang saya dapat bisa saya bagikan kepada rekan-rekan Menwa lain, serta bermanfaat ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ungkapnya.

Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman dari pelatihan water rescue, Menwa UNAIR berharap dapat memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif dalam memperkuat mitigasi bencana di Jawa Timur.

Penulis: Naira Izdihastari Fikri