Universitas Airlangga Official Website

BELAJAR BERSAMA KOMUNITAS 2025 FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA KEGIATAN KESEHATAN HEWAN PADA HEWAN BESAR KABUPATEN MAGETAN

Pada minggu pertama kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK), saya sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga semester 7 mendapatkan pengalaman yang sangat berharga di Desa Pendem, Kabupaten Magetan. Bersama tim, saya ikut serta dalam pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak besar, khususnya sapi milik warga sekitar yang telah terdaftar.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari dokter hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan. Proses vaksinasi berlangsung dengan baik dan teratur, di mana setiap sapi yang sudah didata kemudian diberikan vaksin sesuai prosedur. Melalui kegiatan ini, saya belajar secara langsung mengenai penanganan hewan ternak dalam skala lapangan sekaligus memahami pentingnya program vaksinasi untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang dapat merugikan peternak secara ekonomi.

Selain vaksinasi, saya juga mendapat kesempatan melakukan praktik pemeriksaan kesehatan hewan. Salah satu kasus yang saya temui adalah pemeriksaan sapi bunting dengan usia kandungan sekitar delapan bulan. Dengan arahan dan bimbingan dokter pendamping, saya melakukan eksplorasi rektal untuk memeriksa kondisi reproduksi sapi tersebut. Saat pemeriksaan, saya dapat merasakan keberadaan janin di dalam uterus, di mana kedua kaki janin teraba dengan cukup jelas. Pengalaman ini memberikan wawasan nyata yang sebelumnya hanya saya pahami melalui teori perkuliahan.

Keterampilan klinis seperti eksplorasi rektal membutuhkan latihan, ketelitian, dan kepekaan, sehingga sangat penting dilakukan langsung di lapangan. Dengan kesempatan ini, saya memperoleh pengalaman praktis yang akan sangat mendukung pengembangan kompetensi saya sebagai calon dokter hewan.

Kegiatan BBK ini juga mendukung beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

  1. SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) – Vaksinasi PMK berkontribusi dalam menjaga kesehatan ternak sapi yang menjadi sumber pangan, baik berupa daging maupun susu. Dengan mencegah wabah penyakit, ketahanan pangan masyarakat dapat terjaga.

  2. SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) – Pencegahan penyakit pada hewan juga berdampak pada kesehatan manusia, terutama dalam aspek zoonosis dan keamanan produk hewan.

  3. SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) – Mahasiswa memperoleh pembelajaran langsung di lapangan, mengintegrasikan teori dengan praktik nyata sebagai bagian dari proses pendidikan kedokteran hewan.

  4. SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) – Dengan ternak yang sehat, produktivitas peternak meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

  5. SDG 15: Life on Land (Ekosistem Daratan) – Upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan merupakan bagian penting dari pelestarian sumber daya domestik serta keberlanjutan sistem peternakan.

Melalui pengalaman pada minggu pertama kegiatan BBK, saya tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis dalam bidang kesehatan hewan, tetapi juga pemahaman tentang peran penting dokter hewan dalam mendukung masyarakat dan keberlanjutan sektor peternakan.

Oleh: Rr. Agya Cahya Pramesti