UNAIR NEWS – Airlangga Health Promotion Center (AHPC) gelar seminar internasional bertajuk Health Promotion For Salutogenesis yang berlangsung secara online melalui Zoom Meeting pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan itu memberikan kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan para tokoh promosi kesehatan dengan membahas inovasi terbaru dalam pendekatan berbasis komunitas dan salutogenik.
Seminar itu berlangsung selama dua hari dan menghadirkan pembicara-pembicara hebat dari berbagai negara. Salah satunya ialah Dr Sri Widati SSos MSi, selaku perwakilan dari Universitas Airlangga (UNAIR).
Mengenal Salutogenesis
Sri menjelaskan bahwa salutogenesis bukanlah satu kegiatan yang pasti. Salutogenesis adalah segala hal yang menciptakan kesehatan, kebahagiaan, dan kenyamanan.
“Salutogenesis bukan hal baru di bidang kesehatan, salutogenesis menjelajahi tentang penyebab seseorang dapat merasa bahagia, sehat, dan nyaman. Mencapai tujuan tetap bahagia dengan cara internal maupun eksternal dengan menjadi lebih baik, bahagia, dan nyaman,” jelasnya.
Menurutnya, kita harus mengenal diri sendiri untuk mencapai kebahagiaan, kenyamanan, dan kesehatan. Beberapa hal tersebut akan lebih terasa berharga apabila kita menginginkannya.
“Ketika orang tahu sesuatu itu berharga dan memutuskan untuk mengambil itu, maka yang dihasilkan akan terasa lebih berharga. Meaningfulness itu penting, sama halnya dengan kebiasaan sehat setiap hari. Kalian harus memiliki jeda untuk memahami emosi dalam diri. Kalau saya biasanya bernafas, tahan nafas, hembus nafas selama tiga detik untuk jeda dan proses emosi dalam diri,” imbuhnya.
Ciptakan Salutogenesis di UNAIR
Sri menekankan bahwa universitas memiliki peran penting untuk mendukung terciptanya salutogenesis. Sejalan dengan hal tersebut, UNAIR juga memberikan dukungan agar salutogenesis dapat tercipta.
“Peran universitas penting untuk terciptanya salutogenesis. UNAIR memberikan dukungan berupa fasilitas yang memadai, nyaman, dan bersih. UNAIR juga memberikan pelayanan kesehatan dan fasilitas kepada para mahasiswa serta tenaga kerja untuk bisa berbagi masalah yang dihadapinya,” ungkapnya.
Selain itu, UNAIR terus berupaya untuk menjunjung zero toleransi di area kampus agar kenyamanan para mahasiswa dan tenaga kerja terjamin. Seminar ini semakin menguatkan peran UNAIR untuk menciptakan salutogenesis untuk seluruh civitas academica lewat fasilitas sarana dan prasarana yang tersedia.
Penulis: Putri Andini
Editor: Khefti Al Mawalia





