Universitas Airlangga Official Website

Teknik Menyusun Literature Review yang Kritis dan Sistematis

Annisa Rahma Febriyanti Sedang Menjalaskan Materinya
Annisa Rahma Febriyanti Sedang Menjalaskan Materinya (Foto: Tangkapan Layar Zoom)

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya riset di kalangan mahasiswa. Komitmen itu terwujud dengan terselenggaranya kegiatan Webinar Research Camp. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu (18/10/2025) secara daring dan menghadirkan narasumber Annisa Rahma Febriyanti SEI MSEI, dosen sekaligus peneliti di bidang ekonomi Islam.

Kegiatan ini melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai angkatan yang antusias untuk memperdalam pemahaman seputar literature review. Mengingat, literature review adalah salah satu elemen penting dalam penelitian ilmiah. Annisa mengulas secara mendalam mengenai konsep dasar, jenis-jenis, hingga langkah-langkah praktis dalam menyusun literature review yang berkualitas.

Menurutnya, literature review bukan sekadar kumpulan ringkasan dari penelitian terdahulu. Melainkan bentuk analisis kritis yang mampu menjembatani pengetahuan masa lalu dengan penelitian masa kini. “Literature review yang baik harus bisa menunjukkan celah penelitian, menghubungkan teori dengan konteks yang relevan, serta memperkuat argumentasi ilmiah penulis,” ujarnya.

Annisa juga memaparkan berbagai jenis literature review yang umum peneliti gunakan. Seperti narrative review, systematic review, dan meta-analysis. Ketiganya memiliki pendekatan dan tujuan berbeda, namun sama-sama berfungsi untuk memperkuat dasar teori serta menemukan kebaruan dalam penelitian. 

Selain itu, ia menjelaskan langkah-langkah praktis penyusunan literature review. “Langkah penyusunan mulai dari menentukan topik, mencari dan membaca artikel relevan, hingga menulis hasil sintesis dalam bentuk analisis terstruktur,” jelasnya. 

Dalam sesi berikutnya, peserta mendapatkan berbagai tips penulisan efektif. Termasuk pentingnya menggunakan kata transisi, mengelola referensi melalui reference manager seperti Mendeley, serta melakukan sitasi dengan gaya APA atau Harvard. Annisa juga menekankan pentingnya menghindari kesalahan umum seperti plagiarisme, kutipan berlebihan tanpa analisis, dan penggunaan literatur yang tidak relevan.

Sebagai ilustrasi, Annisa membawakan contoh kajian mengenai peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development). “Berdasarkan penelitian terdahulu, zakat terbukti mampu mendorong kesejahteraan sosial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada tata kelola dan transparansi lembaga yang menyalurkannya,” tuturnya. 

Kegiatan Research Camp ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa Ekonomi Islam yang tengah mempersiapkan skripsi maupun penelitian ilmiah. Melalui acara ini, HIMA EI berharap peserta mampu mengasah kemampuan riset secara sistematis dan kritis.

Penulis: Rizma Elyza

Editor: Yulia Rohmawati