Universitas Airlangga Official Website

Kolaborasi FH UNAIR dan Faculty of Law UnisZa Malaysia: Perkuat Jejaring Mobilitas Akademik Internasional

Humas FH (17/11/2025) | Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia melalui kerja sama akademik dengan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR) Indonesia, kembali menyelenggarakan International Summer School 2025 pada Jumat (15/11/2025) hingga Senin (17/11/2025). Program ini dirancang sebagai skema pendidikan singkat dengan orientasi internasional serta dukungan tenaga pengajar lintas negara. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik kawasan Asia Tenggara dengan membuka ruang diskusi akademis, penyampaian hasil riset, dan pertukaran gagasan antar mahasiswa serta dosen. Dengan reputasi UniSZA dalam pengembangan pendidikan hukum dan hubungan internasional, kegiatan ini menjadi panggung strategis untuk menguatkan kompetensi akademik mahasiswa di level global.

International Summer School 2025 menawarkan paket pembelajaran yang menyeluruh namun tetap terjangkau, dengan biaya sebesar USD 120 yang sudah mencakup hampir seluruh fasilitas dan kebutuhan selama program berlangsung. Peserta memperoleh satu mata kuliah berkredit, kesempatan presentasi di forum internasional, lima sertifikat micro-credential, akomodasi, transportasi lokal di Malaysia, konsumsi, kegiatan kunjungan akademik, eksplorasi budaya, hingga Gala Dinner sebagai penutup resmi rangkaian program. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mengakses pembelajaran berkualitas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung terkait kebudayaan, masyarakat, dan sistem pendidikan di Malaysia tanpa beban biaya tambahan yang signifikan.

Dalam aspek akademik, peserta mendapatkan pengalaman belajar yang modern melalui lima modul micro-credential profesional yang dilakukan secara online dan fleksibel. Modul ini meliputi kajian mendalam mengenai kebijakan politik luar negeri Malaysia, sejarah hukum, metode studi hukum, sumber-sumber sistem hukum Malaysia, hingga isu baru dalam hukum Islam terkait kedudukan kecerdasan buatan sebagai subjek hukum. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa dari berbagai bidang studi untuk mengakses ilmu yang relevan dengan perkembangan hukum dan tata kelola kontemporer. Sertifikasi dari modul-modul tersebut juga menambah nilai akademik dan profesional peserta, baik pada ranah penelitian maupun pengembangan karier.

Puncak kegiatan berlangsung pada Senin (17/11/2025) melalui penyelenggaraan International Colloquium untuk jenjang pascasarjana dan International Conference on Future-Ready Graduate (ICOFL 2025) untuk jenjang sarjana. Dalam forum tersebut, FH UNAIR menjadi mitra akademik penting, dengan kehadiran pembicara-pembicara kunci dari Indonesia yakni, Prof. Dr. Aktieva Tri Tjitrawati membuka konferensi melalui keynote speech, kemudian dilanjutkan workshop presentasi riset oleh Dr. Yordan Gunawan serta sesi strategi publikasi ilmiah dari Dr. Sholahuddin Al-Fatih. Kolaborasi ini menegaskan peran aktif FH UNAIR dalam memperkaya kualitas akademik forum internasional tersebut melalui pertukaran keilmuan yang konstruktif dan terstruktur.

Baca Juga: Guru Besar FH UNAIR Sampaikan Gagasan Humanistic International Law di Colloquium UniSZA Malaysia

Melalui kombinasi konferensi, pembelajaran akademik intensif, kegiatan masyarakat, hingga interaksi budaya di Malaysia, International Summer School 2025 menjadi ruang yang mendorong mahasiswa menapaki jejak akademik global yang nyata. Brosur resmi program menyebut bahwa peserta akan kembali dengan “pengalaman dan memori yang bertahan seumur hidup,” sebuah pernyataan yang menggambarkan fokus kegiatan ini pada pengalaman transformasional, bukan sekadar transfer pengetahuan. Dengan dukungan UniSZA dan FH UNAIR, program ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat kerja sama riset, mobilitas mahasiswa, dan pembangunan kapasitas akademik kawasan Asia Tenggara di masa mendatang.

Penulis : Angelique Novelyn

Editor : Masitoh Indriani