Universitas Airlangga Official Website

Beri Solusi pada Fitur Aplikasi Perbankan, Mahasiswa FEB Ukir Prestasi di TDC Summit Fest

Tiga mahasiswa berpose di dalam aula dengan memegang piala dan sertifikat “3rd Place Winner Business Case Competition TDC Summit Fest 2025”, dengan panggung dan layar besar di belakang mereka.
Mahasiswa FEB meraih Juara III Business Case Competition TDC Summit Fest 2025 yang diadakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (28/11/2025) (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa UNAIR kembali membanggakan dengan meraih Juara III Business Case Competition TDC Summit Fest 2025 di malam final pada Jumat (28/11/2025). Tiga mahasiswa asal Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) itu tergabung dalam Tim Mihumihu Consulting yang terdiri dari Ahmad Insan Kamil, Dewangga Darvin Destarata, dan Putri Zahra.

Tim Mihumihu Consulting menjawab tantangan yang dihadapi oleh Blu by BCA dalam meningkatkan retensi pengguna. Mereka mengusulkan ide yang fokus pada product development dan marketing strategy. Pada product development, ide berfokus pada gamifikasi, human personal advisor, dan experience based

Dewangga menjelaskan bahwa solusi-solusi tersebut tertuang dalam tiga fitur aplikasi Blu. Pertama, Blu Bonds, yakni fitur yang memungkinkan pengguna untuk dapat menukar Blu Point menjadi sebuah lifestyle atau yang berhubungan dengan Gen-Z. Kedua, Blu Advance, yakni fitur untuk melakukan konsultasi keuangan secara virtual. Fitur tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman konsumen ketika melakukan penyimpanan uang. 

Ketiga, Blue Repeat. Layaknya fitur Streak pada TikTok,  fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi Blu setiap harinya. “Jadi, keseluruhannya adalah membuat sebuah ide atau inovasi di dalam aplikasi Blu, agar lebih sesuai dengan persona Gen-Z. Yaitu yang lebih banyak expand pada pengalaman, butuh gamification, tetapi tetap butuh hal yang serius,” jelasnya.

Melalui prestasi tersebut, Dewangga mengungkapkan bahwa motivasinya dalam mengikuti kompetisi adalah keinginan dalam merasakan pengalaman baru yang sejak lama ingin dicapai. “Ketika teman saya ataupun orang lain naik stage dan diberi penghargaan sebagai seorang juara, saya selalu membayangkan bagaimana saya yang berada di posisi itu,” imbuhnya.

Menjadi kompetisi pertama yang diikuti, Dewangga seringkali berhadapan pada beberapa tantangan. “Selama kompetisi pasti banyak menantang bagaimana cara memanajemen waktu yang baik, karena saya juga sedang melakukan magang. Dan tantangannya tentang koordinasi dan kerja sama tim yang sering terkendala,” tuturnya.

Namun, proses berkompetisi membuat Dewangga mengambil banyak pelajaran. Ia menyebut, dari lomba ini tersebut ia lebih mengerti bagaimana harus analisis, presentasi, mengerti kemauan orang lain, sehingga unlock kemampuan baru. “Harapannya, ke depan akan selalu explore pengalaman baru, untuk selalu memperkaya pengalaman, pengetahuan, dan skill. Karena setiap pengalaman, akan selalu ada hikmahnya. Dari situlah diri kita tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.

Penulis: Uswatun Khasanah 

Editor: Yulia Rohmawati