Universitas Airlangga Official Website

Berbagi Wawasan di Universiti Malaya sebagai Strategi Menguatkan Persahabatan Akademik

Pemberian cinderamata dari Kadep Kajian Asia Timur UM (Foto: Istimewa)
Pemberian cinderamata dari Kadep Kajian Asia Timur UM (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWSFakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga kembali memperluas jejaring akademik internasional melalui kunjungan ke Universiti Malaya (UM), Malaysia, pada Selasa (18/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, salah satu dosen Departemen Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR, Nunuk Endah Srimulyani SS MA PhD hadir sebagai Guest Speaker. Ia menjadi pembicara dalam Seminar Jabatan Pengajian Asia Timur yang diselenggarakan oleh Department of East Asian Studies, Faculty of Arts and Social Sciences, Universiti Malaya.

Pada seminar tersebut, Dr Nunuk membawakan makalah berjudul “The Philosophy of Sashiko: Mottainai and Its Relevance to the Discourse on Sustainable Lifestyles.” Dalam paparannya, ia menguraikan keterkaitan antara filosofi dan praktik budaya dalam seni Sashiko. teknik tradisional Jepang yang semula untuk memperkuat kain pakaian kerja dan memberikan ketebalan pada baju di musim dingin.

Dr. Nunuk menegaskan bahwa Sashiko bukan sekadar teknik menjahit, melainkan wujud nyata dari filosofi mottainai. Filosofi tersebut adalah prinsip untuk tidak menyia-nyiakan apa pun dalam konteks ini, bahan kain. Ia juga mengangkat nilai wabi-sabi, konsep estetika Jepang yang melihat keindahan dalam ketidaksempurnaan, keusangan, serta kesederhanaan. Menurutnya, kedua filosofi ini relevan dan selaras dengan wacana global mengenai gaya hidup berkelanjutan. Materi ini memantik diskusi akademik dan praktikal di kalangan mahasiswa UM. Bagaimana mengaplikasikan ilmu dan keahlian di prodi dengan skala yang lebih luas, termasuk memonetisasi pengetahuan bahasa dan budaya Jepang dalam dunia bisnis.

Perkuat Kerja Sama

Selain menghadiri kegiatan akademik tersebut, kunjungan FIB UNAIR juga sekaligus untuk memperkuat kemitraan kelembagaan. Dalam agenda pendampingan, hadir Rizki Andini SPd MLitt PhD yang turut mewakili FIB UNAIR untuk menindaklanjuti kerja sama akademik dengan Universiti Malaya.

Sebagai wujud komitmen kedua institusi, berlangsung penandatanganan Implementation Agreement. yamenandai perluasan kolaborasi dalam bidang akademik, pertukaran staf dan mahasiswa, serta rangkaian kegiatan ilmiah bersama. Dari pihak Universiti Malaya, penandatanganan dilakukan oleh Dr Normalis Amzah, Dr Kaori Kimura, dan Dr Asmadi Hassan.

Melalui rangkaian kegiatan akademik dan penandatanganan kerja sama ini, FIB UNAIR kembali menunjukkan komitmennya untuk memperkuat peran sebagai fakultas yang aktif dalam pengembangan kajian kebudayaan dan bahasa di tingkat internasional. Kolaborasi dengan Universiti Malaya, FIB UNAIR mengharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi dosen dan mahasiswal. Tidak hanya dalam bentuk penelitian bersama dan pertukaran akademik, tetapi juga dalam menciptakan ruang dialog lintas budaya yang relevan dengan tantangan global saat ini.

FIB UNAIR berupaya untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas jejaring mitra strategis di kawasan Asia, serta memberikan kontribusi nyata bagi internasionalisasi Universitas Airlangga. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting menuju upaya UNAIR untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, bereputasi internasional, dan berdampak bagi masyarakat dunia.

Penulis: Rizki Andini SPd MLitt PhD

Editor: Ragil Kukuh Imanto