UNAIR NEWS – Delegasi Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan penghargaan di tingkat nasional. Dua tim tersebut berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 pada ajang Nutrifood Research Center (NRC) Student Bootcamp 2025, pada (10/12/2025). Kompetisi tersebut berfokus pada penguatan edukasi pola hidup sehat bagi remaja.
Tim pertama yang meraih juara 1 terdiri dari Muhammad Sabilul Firdaus (FV), Venna Arzika Humaida (FV), dan Salsabila Romadona (FKM). Sementara itu, Tim 2 meraih juara 3 oleh tim kedua yang beranggotakan Muhammad Ridwan, Jhonatan Rameldo Hutasoit, dan Muhammad Hisyam dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) UNAIR.
Angkat Inovasi Kesehatan di Pesantren
Tim juara 1 melaksanakan program edukasi pada (26/11/2025) di Pondok Pesantren Al Hidayat 5, Malang. Kegiatan ini bermula dengan perencanaan program yang matang, seperti screening awal santri, asesmen kebutuhan, wawancara pengasuh pesantren, hingga observasi langsung. Edukasi ini berlangsung tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku hidup santri yang sehat di lingkungan pesantren.
“Kami berangkat dari pengalaman sebagai alumni pesantren, di mana masih ditemukan pola makan kurang seimbang dan rendahnya kesadaran gizi. Dari situ kami ingin menghadirkan edukasi yang membumi, menyenangkan, dan aplikatif,” ujar Firdaus.
Lebih lanjut, Vena dan Salsabila menegaskan jika keberhasilan Timnya tidak hanya dinilai dari kreativitas gagasan, tetapi seberapa besar dampak yang bisa dirasakan oleh setiap remaja sasaran. Kami meyakini keberhasilan meraih juara pertama di antara banyaknya peserta karena proyek ini kami laksanakan dengan persiapan yang matang, berusaha memberikan yang terbaik, evidence based, serta di akhir sebelum presentasi hasil kami seminarkan di konferensi internasional,” tegas Salsabila.

Presentasi Edukasi Nutrisi
Sementara itu, Tim Juara 3 melaksanakan edukasi di lima sekolah di Banyuwangi, yakni SMAN 1 Giri, MAN 1 Banyuwangi, SMAN 1 Glagah, SMAN 1 Banyuwangi, dan SMKN 1 Banyuwangi, yang berlangsung sejak (17/08/2025-10/12/2025). Persiapan Tim bermula dengan screening CV and knowledge, one day training, implementasi proyek, hingga awarding.
Ridwan menyebutkan bahwa keterampilan kunci yang harus ada dalam mengikuti kompetisi ini adalah critical thinking, kreativitas, pengetahuan nutrisi, public speaking, manajemen acara, serta kemampuan engagement media sosial. Dengan menguasai aspek tersebut, ia yakin bahwa konsep edukasi yang mereka siapkan dengan matang mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat, khususnya remaja.
“Kesempatan untuk berkolaborasi dengan Nutrifood Indonesia juga menjadi nilai tambah yang mendorong kami untuk berani mencoba dan berkompetisi,” jelas Jhonatan.
Sebagai penutup, para peserta berpesan kepada mahasiswa UNAIR agar tidak ragu mencoba hal baru dan berani keluar dari zona nyaman. “Kompetisi bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang proses belajar, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Keberanian untuk memulai adalah langkah awal untuk berkembang,” tutup Jhonatan.
Penulis: Muhammad Nabil Fawaid
Editor: Ragil Kukuh Imanto





