Universitas Airlangga Official Website

Dari Puzzle ke Piring Sehat, Mahasiswa UNAIR Dampingi Ibu Balita Cegah Stunting

Hasil karya puzzle oleh beberapa kelompok ibu balita (Foto: Dok. Tim)

UNAIR NEWS – Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang mendapat perhatian di Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kepala Desa Kesiman menyampaikan isu stunting menjadi fokus pemerintah desa. Meskipun jumlah kasus mengalami penurunan daripada bulan-bulan sebelumnya.

Berdasarkan data oleh bidan desa, tercatat 9 dari 78 balita di Desa Kesiman yang teridentifikasi stunting. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menyusun program kerja sebagai bentuk tindak lanjut atas permasalahan kesehatan tersebut.

Mahasiswa KKN BBK 7 Desa Kesiman menginisiasi program Puzzle Isi Piringku: Ibu Siaga Gizi sebagai upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi. Ketua tim KKN BBK 7 Desa Kesiman, Faris, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari mauskan kepala desa dan dara bidan desa. “Kami ingin ibu balita memiliki pemahaman tepat mengenai gizi seimbang agar dapat diterapkan langsung di rumah,” ujarnya.

Ibu balita menyusun Puzzle Isi Piringku secara berkelompok bersama mahasiswa (Foto: Dok. internal).

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (9/1/2026) pukul 08.30–10.00 WIB di Balai Desa Kesiman, bersamaan dengan jadwal Pos PAUD agar lebih fleksibel serta tepat sasaran. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi Isi Piringku berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dilanjutkan permainan puzzle Isi Piringku secara berkelompok sebagai praktik langsung penyusunan menu makan bergizi seimbang bagi balita usia 1–3,5 tahun. Program ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan SDG 1 Zero Poverty, SDG 2 Zero Hunger, dan SDG 3 Good Health and Well-Being.

Kegiatan ini melibatkan ibu balita Pos PAUD, guru PAUD, Ketua PKK Desa Kesiman, serta mahasiswa KKN. Sebanyak 23 ibu balita hadir, dengan tingkat kehadiran mencapai 92 persen dari total sasaran. Seluruh peserta mampu mempraktikkan penyusunan Isi Piringku sesuai standar. Kepala PAUD Desa Kesiman menyampaikan, “Informasi yang diberikan sangat bermanfaat sebagai bekal ilmu di rumah. Karena anak-anak PAUD berada pada usia pertumbuhan dan perkembangan.”

Senada dengan itu, Ketua PKK Desa Kesiman menyampaikan ucapan terima kasihnya. “Terima kasih telah mengisi kegiatan ini sehingga menjadi lebih bermakna. Terutama bagi ibu-ibu balita yang membutuhkan edukasi agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal,” katanya.

Penulis: Mahasiswa BBK 7 di Desa Kesiman, Trawas, Mojokerto

Editor: Yulia Rohmawati