Universitas Airlangga Official Website

Sampah Dapur Disulap Jadi Solusi lewat Eco Enzyme Insight

Mahasiswa KKN BBK bersama warga mengikuti kegiatan Eco Enzyme Insight tentang pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi Eco Enzyme di Desa Randuagung, Minggu (25/1/2025)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK 7) Desa Randuagung melaksanakan program kerja bertajuk “Sampah Dapur Jadi Solusi: Eco Enzyme Insight” sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (25/1/2025) dengan melibatkan mahasiswa BBK dan warga RW 009.

Berbeda dari program edukasi pada umumnya, kegiatan Eco Enzyme Insight dikemas dalam bentuk pembelajaran langsung bersama praktisi Eco Enzyme. Dalam kegiatan ini, mahasiswa BBK tidak berperan sebagai pengajar utama, melainkan sebagai peserta yang belajar bersama masyarakat, sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih terbuka dan interaktif.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar Eco Enzyme, manfaatnya bagi lingkungan, serta tahapan pembuatan Eco Enzyme dari sampah organik rumah tangga, khususnya kulit buah. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi langsung yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman seputar pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami bahwa sampah organik dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan yang bermanfaat, sekaligus menjadi solusi sederhana dalam mengurangi limbah rumah tangga. Pembelajaran langsung dari praktisi juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan Eco Enzyme dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan program Eco Enzyme Insight turut melibatkan masyarakat RW 009 yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan warga menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan di lingkungan Desa Randuagung.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan khususnya SDGs 12 melalui edukasi pengelolaan sampah organik yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK berharap Eco Enzyme dapat menjadi alternatif solusi pengelolaan sampah yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.

Penulis: Tim BBK 7 Desa Randuagung