Universitas Airlangga Official Website

Program PLASTIK di Desa Maindu Wujudkan Kesadaran Kolektif terhadap Pengelolaan Limbah Anorganik

UNAIR NEWS – Pada 25 Januari 2026, Mahasiswa BBK 7 UNAIR bersama di Desa Maindu, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan sosialisasi PLASTIK (Paving Limbah Anorganik Sebagai Teknologi Inovasi Kreatif) sebagai upaya memperkenalkan pemanfaatan limbah anorganik menjadi barang berguna sebagai contohnya adalah bahan pembuatan paving blok. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada inovasi teknis, tetapi juga merupakan wujud nyata implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin ke-11 yaitu, Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities).

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di Balai Desa Maindu yang diawali dengan pemaparan mengenai permasalahan sampah anorganik yang biasa terjadi lingkungan sekitar dan cara pengelolaan sampah yang biasa dilakukan warga desa. Mahasiswa BBK kemudian menjelaskan potensi dampak yang akan terjadi dari permasalahan tersebut serta memberikan salah satu cara pengolahan limbah plastik yang bermanfaat, yaitu sebagai salah satu bahan dasar pembuatan paving ramah lingkungan. Selanjutnya, dilakukan juga pemutaran video edukatif yang memperlihatkan tahapan produksi pembuatan paving blok. Melalui pendekatan visual dan diskusi interaktif, warga desa memperoleh gambaran nyata bahwa sampah anorganik memiliki nilai guna dan dapat diolah menjadi produk yang mendukung kebersihan serta kebutuhan infrastruktur desa.

Dari program ini, penerapan SDGs poin ke-11 tercermin dalam kegiatan ini melalui upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan. Edukasi yang diberikan mendorong partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa inovasi sederhana dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup lingkungan masyarakat Desa. Antusiasme warga desa terlihat dari keterlibatan mereka dalam diskusi serta respons positif terhadap peluang penerapan paving limbah di desa.

Program PLASTIK di Desa Maindu menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara mahasiswa BBK dan warga desa dapat menghasilkan solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan. Lebih dari sekadar sosialisasi, kegiatan ini menegaskan bahwa pengelolaan limbah anorganik adalah bagian integral dari pembangunan desa berkelanjutan sesuai prinsip SDGs.

Penulis: Tiara Putri Analia