UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam program BBK 7 Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun melakukan kegiatan safety Talk mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Industri roti rumahan Berlly Bakery. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas produksi sehari-hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2026 di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupatan Madiun.
Industry roti rumahan memiliki potensi bahaya kerja, seperti terkena paparan panas dari oven, penggunaan peralatan tajam seperti pisau, risiko terpelest, rentan terkena Carpal Tunnel Syndrome (CTS) akibat pengulangan postur tangan yang berulang, kondisi kebersihan lingkungan kerja. Oleh karena itu, penerapan prinsip K3 menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan kerja dan menjaga kesehatan pekerja.
Dalam pelaksanaan safety talk, mahasiswa menyampaikan materi mengenai penghilangan bahaya di tempat kerja, penggunaan alat pelindung diri sederhana, prosedur kerja aman, serta pentingnya menjaga kebersihan area produksi. Materi disampaikan secara komunikatif dan disesuaikan dengan kondisi kerja di Berlly Bakery.
Kegiatan ini mendukung SDGs nomor 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya pencegahan risiko kesehatan kerja, serta SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Koordinator desa, Hanif menyampaikan bahwa Safety Talk membahas pengalaman kerja dan risiko yang sering dihadapi. Melalui diskusi ini, pekerja diharapkan dapat memahami langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun efektif.
“Kegiatan Safety Talk dari mahasiswa KKN ini sangat membantu kami memahami pentingnya keselamatan kerja di bakery. Jadi kami bisa lebih waspada sama risiko kerja dan tahu cara mencegah kecelakaan.” ungkap Hanif.
Pemilik dan pekerja Berlly Bakery memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Mereka menilai safety talk memberikan wawasan baru mengenai pentingnya keselamatan kerja, terutama pada industri rumahan yang belum sepenuhnya menerapkan standar K3.
Penulis: BBK 7 Desa Nglambangan





