Universitas Airlangga Official Website

Penguatan Branding UMKM Sekar Kemuning Mendukung SDG 8

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam program BBK 7 Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun melakukan kegiatan penguatan branding UMKM Sekar Kemuning di Desa Nglambangan guna meningkatkan daya saing produk lokal melalui strategi branding yang telah terencana. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2026 di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupatan Madiun.

UMKM Sekar Kemuning memanfaatkan olahan ikan dengan produk unggulan berupa balung kuwuk, onde-onde kering, dan stik tulang ikan. Produk tersebut memiliki peluang ekonomi yang besar tetapi memerlukan penguatan identitas merek agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Unair memberikan pendampingan secara partisipatif agar pelaku usaha dapat memahami konsep branding secara mandiri. Kegiatan tersebut meliputi wawancara, pengenalan produk UMKM, produksi, hinga proses pengemasan yang dilakukan menggunakan mesin press.

Kegiatan ini selaras dengan SDGs nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta mendukung SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk dilindungi Tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM.

Koordinator desa, Hanif menyampaikan bahwa Brandum bertujuan untuk mengangkat nilai kearifan lokal Desa Blambangan sebagai ciri khas produk UMKM Sekar Kemuning.

“Kegiatan BRANDUM dari mahasiswa KKN sangat membantu UMKM Sekar Kemuning dalam memahami pentingnya branding dan promosi, terutama melalui media sosial dan marketplace, sehingga produk kami terlihat lebih menarik dan profesional.” ungkap Hanif.

Pemilik UMKM menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dalam memahami peran branding dalam pengembangan usaha. Penguatan branding diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk.

Penulis: BBK 7 Nglambangan