Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa FIB UNAIR Jadi Bagian Delegasi YAE ke Bangkok

Naura Nabila Muttaqin Saat Menjadi Delegasi ke Bangkok

FIB NEWS – Program studi Bahasa dan Sastra Inggris,Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi melalui partisipasi mahasiswanya dalam Young Abroad Expeditions#13.

Naura Nabila Muttaqin berangkat sebagai delegasi dengan pendanaan khusus dalam program mengajar internasional di Bangkok, Thailand, pada 25-28 Januari 2026.  Program tersebut diselenggarakan oleh organisasi non-pemerintah (NGO) Indonesian Millennial of Change (IMC).

Ia meluncur ke negara tetangga dengan semangat dan tekad kuad. “Tujuan utama saya adalah untuk berkontribusi penuh pada bidang pendidikan anak sekolah dasar serta pertukaran budaya antara Indonesia dengan Thailand,” ujar Naura.

Bawa Pulang Penghargaan

Sebagai delegasi, Naura mempersiapkan kegiatan pengajaran serta pertunjukan budaya bersama tim. Selain itu, ia juga banyak mempelajari kultur Thailand dengan melakukan kegiatan di lokasi yang mayoritas dihuni oleh masyarakat lokal, seperti pasar malam  di area Nong Chok.

“Kemudian, kami juga melakukan sharing session di Chulalongkorn University mengenai pendidikan serta karier di Thailand,” tambahnya.

Akhirnya, dengan bangga tim Naura meraih penghargaan The Most Sustainable Program, melalui program pengajaran yang mengintegrasikan colors exploration dengan cultural exchange.

“Program ini kami susun secara detail untuk menghasilkan keluaran yang dapat dikenang oleh para siswa di Thailand,” tegasnya.

Keluaran yang dimaksud adalah stiker batik dan sutra Thailand yang mereka berikan saat siswa berhasil mengidentifikasi warna dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, serta pembatas buku dengan motif batik yang mereka lukis sendiri menggunakan media cat air.

Soroti Perbedaan Budaya

Dalam penjelasannya, ia menyoroti adanya perbedaan pada aspek budaya. Masyarakat Thailand kental mengamalkan ajaran agama Buddha dalam kehidupan sehari-sehari.

“Karena Islam masih merupakan agama minoritas, saya dan teman-teman sering sekali mendapat sapaan ‘Assalamualaikum’ dari warga muslim lokal,” ujar Naura.

Ia melanjutkan, warga yang ingin menghargai mereka sebagai muslim turut memberikan sapaan.

Potret pada Saat Kegiatan Berlangsung

Selaras dengan FIB

Menurutnya, program ini menitikberatkan pada pendidikan dan budaya, yang sangat selaras dengan Fakultas Ilmu Budaya.

 “Ilmu yang saya pelajari di FIB, telah membantu saya untuk memberikan ide dan kontribusi yang maksimal,” kata Naura.

Sebagai penutup, ia memaparkan bahwa wawasan yang ia peroleh dari kegiatan ini kemudian dapat ia bagikan sebagai bahan diskusi kepada civitas akademik di FIB UNAIR.

Dengan demikian, capaian Naura sangat mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu quality education.

Penulis: Nihayatul Adzkiya Ahmad

Editor: Pudja Safana Dwi Putri