Universitas Airlangga Official Website

Taiwan Buka Peluang Studi Akademik, dari Bidang IT hingga Bisnis

Mahasiswa UNAIR mengikuti kegiatan info session “Study in Taiwan” yang menghadirkan Sylvia Huang dari Chaoyang University of Technologi (CYUT), Taiwan (Foto: Dok. Panitia)

UNAIR NEWS – Direktorat Airlangga Global Engagement (AGE) Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Taiwan Center menyelenggarakan kegiatan info session bertajuk Study in Taiwan pada Kamis (5/3/2026). Bertempat di Hall Majapahit lt 5 ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B, kegiatan tersebut menghadirkan Director of International Recruitment and Partnership Development Academic Exchange Section Chaoyang University of Technology (CYUT) Taiwan, Sylvia Huang.

Melalui info session tersebut, Sylvia memperkenalkan berbagai peluang studi di Taiwan kepada mahasiswa UNAIR. Sylvia juga memaparkan sejumlah kesempatan akademik yang dapat mahasiswa peroleh melalui pengalaman studi di Taiwan. Mulai dari penguatan kompetensi akademik hingga peluang memperluas jejaring internasional.

Dalam pemaparannya, Sylvia menjelaskan alasan mengapa semakin banyak mahasiswa internasional memilih Taiwan sebagai tujuan studi. Menurutnya, Taiwan menjadi salah satu alternatif destinasi pendidikan dengan berbagai pilihan program dan peluang beasiswa.

Taiwan menawarkan banyak peluang beasiswa bagi mahasiswa internasional. Termasuk beasiswa dari pemerintah Taiwan maupun dari universitas,” ujar Sylvia. Ia juga menambahkan bahwa biaya hidup di Taiwan relatif terjangkau dibandingkan beberapa negara tujuan studi lainnya.

Antusiasme mahasiswa UNAIR dalam mengikuti info session yang diadakan Taiwan Center UNAIR (Foto: Dok. Panitia)

Banyak universitas di Taiwan menyediakan program double degree bagi mahasiswa internasional. Melalui skema tersebut, lanjut Sylvia, mahasiswa dapat memperoleh gelar dari universitas di negara asal sekaligus dari universitas mitra di Taiwan. “Mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperoleh pengalaman akademik di tingkat internasional sekaligus tetap terhubung dengan universitas asal mereka,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sylvia juga memperkenalkan sejumlah program studi unggulan di CYUT. Ia menjelaskan bahwa universitas tersebut menawarkan berbagai bidang studi berbasis teknologi seperti Artificial Intelligence, Computer Science, dan Information Systems yang relevan dengan perkembangan industri saat ini. Program tersebut membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja global.

Meski demikian, ia menekankan bahwa banyak mahasiswa internasional memilih bidang ilmu sosial sebagai bidang studi mereka. Program studi seperti Management, Business, dan Marketing menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang manajemen dan kewirausahaan. “Mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik dapat menemukan berbagai program studi yang sesuai dengan minat mereka. Baik di bidang teknologi, bisnis, maupun bidang lainnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan Study in Taiwan, mahasiswa UNAIR mendapatkan gambaran lebih luas mengenai peluang studi internasional, khususnya di Taiwan. Harapannya, kegiatan seperti ini mendorong mahasiswa UNAIR untuk lebih berani menjajaki kesempatan studi sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat internasional.

Penulis: Maia Chaerunnisa

Editor: Yulia Rohmawati