KABAR FIKKIA – Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga menggelar musyawarah besar (mubes) pemilihan ketua Basic Training of Public Health (BToPH) 2026. Mubes BToPH berlangsung Kamis (05/06/2026) di Aula kampus mojo bersama 42 mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Terdapat terdapat 26 calon kandidat Ketua BToPH 2026.
Sebelummnya, kandidat telah mengikuti survei elektabilitas hingga forum musyawarah bersama untuk menentukan ketua yang terpilih. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme mahasiswa dalam menentukan pemimpin yang akan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan BToPH di masa mendatang.
Sinergi Pengembangan Akademik dan Potensi Mahasiswa
BToPH merupakan kegiatan pengembangan akademik dan peningkatan kapasitas diri bagi mahasiswa baru Kesehatan Masyarakat. Dalam pelaksanaannya pada tahun-tahun sebelumnya, BToPH menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seperti pelatihan public speaking, kegiatan pengabdian masyarakat, serta pengenalan berbagai peminatan yang ada di program studi Kesehatan Masyarakat.
Mahasiswa juga mendapatkan materi dari dosen Kesehatan Masyarakat dan perwakilan Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) guna memberikan pemahaman awal mengenai dunia akademik, organisasi, serta peran mahasiswa kesehatan masyarakat di masyarakat.
Kolaborasi Sukseskan BToPH 2026
Melalui proses musyawarah yang berlangsung dalam forum MUBES, Aliyyah Mahiroh (KESMAS 24) terpilih sebagai Ketua BToPH 2026. Ia berharap rangkaian BToPH kedepannya dapan berjalan lancar, dan memberi manfaat keilmuan dan dan potensi bagi mahasiswa baru.
“Mohon kerjasama teman teman mahasiswa untuk saling mendukung selama proses kepanitiaan berlangsung. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif serta menjadi pengalaman yang berharga bagi panitia maupun peserta,” ujarnya.
Ketua BPHA 2026, Salwa Roudhotul Maghfiroh Romadhon (KESMAS 24), menyampaikan MUBES BToPH merupakan agenda penting bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan menentukan pemimpin yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan BToPH.
“Melalui MUBES ini kami berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat membawa pelaksanaan kegiatan BToPH menjadi lebih terorganisir,” ujarnya.
Dengan adanya MUBES ini, mahasiswa Kesehatan Masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menentukan pemimpin. Membawa pelaksanaan BToPH menjadi lebih tertata dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa baru.
Penulis: Anis Khoirunnisa
Editor: Avicena C. Nisa




