Universitas Airlangga Official Website

Sambut Pejuang UTBK-SNBT, UNAIR Pastikan Kesiapan Lokasi dan Aturan

Salah satu tahap cek keamanan pada pelaksanaan UTBK di UNAIR (Foto: PKIP UNAIR)
Salah satu tahap cek keamanan pada pelaksanaan UTBK di UNAIR (Foto: PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 akan bergulir mulai tanggal 21-30 April 2026 mendatang. Universitas Airlangga (UNAIR) terus mematangkan persiapan teknis maupun nonteknis untuk menyambut ribuan calon mahasiswa. Pengecekan fasilitas terus dilakukan agar seluruh rangkaian pelaksanaan ujian kelak berjalan lancar. Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Dr Achmad Solihin SE MSi memaparkan rincian aturan beserta kesiapan lokasi kampus.

UNAIR akan menggelar seleksi nasional ini secara terpusat di wilayah Kampus Dharmawangsa-B dan Kampus MERR-C. Terdapat pemeriksaan ketat sebelum masuk ruang ujian guna mencegah berbagai potensi kecurangan. “Secara umum tidak ada perbedaan aturan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Namun sanksi tegas pasti menanti siapa pun yang terbukti melanggar tata tertib demi keadilan,” tegas Solihin.

Dr Achmad Solihin SE MSi, ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Universitas Airlangga (UNAIR)
Dr Achmad Solihin SE MSi, ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Universitas Airlangga (UNAIR) (Foto: Istimewa)

Panitia pelaksana mengimbau seluruh peserta berseragam rapi atau seragam sekolah dan bersepatu, juga membawa dokumen kelulusan resmi. Peserta tidak boleh membawa alat komunikasi dan kalkulator ke dalam ruangan ujian. “Peserta wajib membawa identitas diri dan dokumen kelulusan serta kami imbau berseragam rapi. Namun dilarang keras membawa alat komunikasi maupun kalkulator jenis apa pun,” ujar Solihin.

Rangkaian ujian yang padat ini menuntut tingkat kedisiplinan waktu yang sangat tinggi dari peserta. Setiap harinya akan terdapat dua sesi pengerjaan soal dan khusus hari Jumat jadwal akan menyesuaikan. “Ujian berlangsung ketat dengan dua sesi harian beserta penyesuaian khusus ibadah hari Jumat. Kami tegaskan sama sekali tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat,” paparnya.

Di samping pengamanan ketat tim pelaksana juga sangat memperhatikan kenyamanan para pendaftar berkebutuhan khusus. Dukungan inklusif tanpa diskriminasi ini merupakan wujud pelayanan prima dari pihak UNAIR. “Penyandang disabilitas akan difasilitasi secara penuh karena lokasi ujian khusus bagi peserta tuna daksa maupun tuna rungu sudah kami siapkan dengan baik,” kata Ketua PPMB.

Peserta ujian bisa melakukan survei lapangan secara langsung pada satu hari sebelum pengerjaan. Pihak kampus telah memasang berbagai papan petunjuk jalan yang jelas guna meminimalisir kepanikan. “Sebaiknya peserta benar-benar meluangkan waktu untuk survei lokasi pada hari sebelumnya agar tidak tersesat meskipun kami sudah menyebar denah beserta penunjuk arah,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan D.

Editor: Yulia Rohmawati