Universitas Airlangga Official Website

ACDH UNAIR Berikan Pelatihan Ternak dan Marketing Digital di Pulau Raas

ACDH UNAIR sedang memberikan pelatihan untuk masyarakat Pulau Raas. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Potensi perekonomian di Kepulauan Sumenep masih terus digali oleh tim Airlangga Community Development Hub (ACDH) Universitas Airlangga (UNAIR). Kamis (26/5), ACDH mengirimkan tujuh relawan yang terdiri dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)  dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR. Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari tersebut, dilaksanakan dalam rangka untuk menggali potensi ekonomi di Pulau Raas.

Kunjungan ACHD merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) dalam rangka memberikan pelayanan untuk masyarakat terluar di Jawa Timur. Direktur RSTKA, dr Agus Harianto, menjelaskan jika pelayaran rumah sakit terapung tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga diharapkan mampu memberikan solusi bagi permasalahan lokal yang ada di berbagai daerah, utamanya di pulau-pulau terpencil.

“Dengan memahami persoalan masyarakat yang ada, harapannya, kapal kita akan terus berada di sekitaran perairan Madura dengan menggandeng beberapa fakultas. Sinergi ini diharapkan berlanjut hingga masyarakat dapat terberdaya, baik secara ekonomi maupun Kesehatan,” ungkap Agus.

Pada kegiatannya, relawan ACDH melakukan survei kepada peternak dan pelaku UMKM di Pulau Raas. Dalam temuannya, Masyarakat Raas mengeluhkan mengenai keberadaan listrik yang belum terpenuhi. Selama ini, mereka hanya teraliri listrik pada pukul 17.00 – 05.00. Selain itu, para peternak juga belum memiliki pengetahuan yang luas dalam mengelola ternak

“Kami inginnya mengembangkan produk UMKM masyarakat, bahkan ke arah pemasaran digital, sehingga harapan produk-produk kami dapat dikenal oleh masyarakat secara luas. Terutama produk-produk rumput lautnya,” tandas Kepala Desa Alas Malang, Samiudin. 

Selain itu, masih banyak peternak yang belum mengetahui secara benar dalam melakukan ternak. Terlihat masih banyak hewan ternak yang kurus. Melihat hal tersebut, ADHC memberikan Pelatihan selama dua hari. Pelatihan tersebut mendapatkan respon baik dari masyarakat Pulau Raas. Banyak peternak, petani, dan pelaku UMKM yang datang ke balai desa Alas Malang. 

“Kami dari UNAIR memberikan pelatihan cara membuat bank pakan ternak dan mensosialisasikan tentang pengembangan ternak yang efektif dan memiliki nilai ekonomi tinggi,” ungkap Ketua Tim Relawan FKH UNAIR, drh Anam. 

Selain itu, Tim Relawan FEB UNAIR juga memberikan pengarahan dalam pemanfaatan marketing digital dalam memasarkan produk masyarakat Pulau Raas, seperti Facebook hingga WhatsApp bisnis. 

“Kita berharap ada pihak dari dinas UMKM dan Koperasi yang memberikan pendampingan kepada masyarakat Raas, terutamanya kepada para pemuda yang ada disini, karena kebanyakan mereka merantau ke luar pulau,” ujar narasumber marketing digital, Bastomi. 

“Walaupun pemuda-pemudanya kalau merantau di Bali, dengan menggunakan pemasaran digital kan bisa dilakukan disana, hal itu malah lebih menguntungkan,” sambung salah satu relawan ACDH, Dr Irham Zaki.

Penulis: Afrizal Naufal Ghani

Editor: Nuri Hermawan